Notes, Syria

Perang Tetap Perang!

0227
SUASANA perang di kawasan Teluk semakin sengit tercium. Kemarin, Irak mengancam akan menyerang Kuwait dan Turki, bila kedua negara itu nekad mendukung Amerika. Bagi Irak bukan hal sulit menembakkan misil Al Samoud-2 ke titik-titik pertahanan strategis dua negara itu.

Ancaman itu disampaikan Wapres Taha Yassin Ramadhan kepada harian Rusia, Vremya Novostei.

“Siapapun dan negara manapun yang mendukung Amerika, kami anggap sebagai musuh Irak. Perang tetap perang. Maka kami siap menyerang balik mereka,” kata Ramadhan berapi-api.

Saat ini Amerika telah membangun dua pangkalan militer di Kuwait, sebelah selatan Irak, dan satu pangkalan militer di Turki, sebelah utara Irak.

Pangkalan pertahanan udara Ahmed al Jaber, sekitar 35 mil barat daya Kuwait diperediksi menampung sekitar 1.400 tentara Amerika. Selain itu, di pangkalan ini Amerika juga menempatkan Grup Ekspedisi Udara ke-332, Grup Komunikasi Tempur ke-3, Skuadron Intelijen ke-9, dan pemasok enerji lusinan misil Patriot. Pesawat tempur mulai dari F-15E Strike Eagle dan F-16 Falcon Fighters, serta A-10 Thunderbolt juga telah disiagakan. Menurut sumber Pentagon, tahun 2001 silam, F-15E Strike Eagles di pangkalan udara ini ikut menghancurkan Kabul, Afghanistan.

Di Camp Doha, sebelah barat ibukota Kuwait, Amerika telah menempatkan 9.000 tentaranya. Pangkalan ini menjadi base home Divisi ke-3 Angkatan Darat Amerika dan Pasukan Gabungan Kuwait. Batalion Intelijen Militer ke-201, Batalion Sinyal ke-54, dan Batalion Transportasi ke-831 juga disiagakan di sini. Beberapa kenderaan tempur, termasuk tank 100 M1A1 Abrams, 30 Bradley, 12 Paladin 155mm howitzers, serta 30 buldoser dan pembangun jembatan, telah siap masuk merengsek Irak dari selatan.

Di pangkalan udara Incirlik, Turki, Amerika telah menempatkan 1.700 tentaranya. Jumlah ini akan bertambah berkali-kali lipat menyusul persetujuan pemerintah Turki membarter wilayahnya dengan jutaan dolar Amerika yang akan dikucurkan George W Bush dari Washington sana. Dalam waktu dekat, Amerika akan mengirim 62.000 tentaranya ke wilayah perbatasan Turki dan Irak.

Selain itu, Sayap Ekspedisi Udara ke-39, ke-55, ke-4, ke-175 serta Skuadron Tempur ke-94 telah disiagakan sejak beberapa bulan lalu. Inggris pun tak mau ketinggalan. Mereka dilaporkan telah menempatkan beberapa skuadron tempur udaranya.

Kekuatan tempur udara Amerika yang telah disiagakan di Incirlik meliputi pesawat transportasi C-130, F-16 Falcon dan F-15C Eagle fighters, British Jaguar GR3 Fighters, dan pesawat EA-6B.

Kuwait adalah musuh bebuyutan Saddam Hussein. Ingat, bulan Agustus 1990 silam, Saddam Hussein mengerahkan pasukan Irak, memasuki Kuwait yang berada di selatan, persis di mulut Teluk Parsia. Saddam mengumumkan kepada dunia bahwa Kuwait yang pernah membantunya dalam perang Iran-Irak antara 1980-1988, telah mencuri minyak dari sumur-sumur minyak Irak di sekitar Basrah.

Kata Saddam, kalau begini terus, mendingan Kuwait jadi provinsi Irak saja.

Invasi Irak itu memicu Perang Teluk yang berakhir tahun 1991, dengan kekalahan fatal di pihak Irak. Saddam Hussein kehilangan kekuasaan untuk mengontrol wilayah utara dan selatan Irak. Dengan Turki, Irak belum pernah perang. Tapi sejak enam tahun lalu, Turki telah mengirim pasukannya ke wilayah utara Irak yang tak bisa dikontrol Saddam itu.[t]

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s