Hidup Perancis dan Jerman!

0223
LIGA Arab, persatuan negara-negara Arab, kembali mengecam rencana penyerangan ke Irak yang tengah dipersiapkan Amerika dan Inggris. Dengan alasan apapun. Kata Sekjen Liga Arab Amir Moussa, yang pantas disebut teroris dan menjadi ancaman peradaban manusia bukan Irak. Tetapi Israel, yang setiap hari membantai warga Palestina di depan hidung PBB dan negara-negara adikuasa, Amerika Cs.

“Ancaman yang nyata bagi keamanan regional dan internasional adalah Israel yang terus melakukan pencaplokan terhadap wilayah Arab. Perbuatan Israel ini mestinya disikapi secara tegas oleh PBB,” katanya di Mesir.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan hari Sabtu lalu, Amir Moussa menilai Irak cukup kooperatif dengan Resolusi PBB nomor 1441 tentang pelucutan senjata. Irak mengakui memiliki beberapa misil Al Samoud-2. Beberapa sumber di tim penyelidik senjata juga memberi kesaksian tidak menemukan senjata pemusnah massal atau mass destruction weapons seperti yang dituduhkan Amerika, Inggris dan sekutunya.

Moussa mengajak seluruh penduduk dan pemerintahan di dunia, bahu membahu menyikapi krisis Irak dengan niat mendamaikan. Cuma itu satu-satunya cara menyelematkan Irak, kawasan Timur Tengah, dan seluruh dunia dari ancaman dan bahaya kekuatan militer.

Di hari yang sama, ribuan mahasiswa dan berbagai elemen rakyat Mesir menggelar demonstrasi di Universitas Kairo. Demonstran mengibarkan ratusan bendera Irak.

“Bush bastard (bajingan, red),” teriak seorang demonstran.

“Blair dan Sharon temannya bastard,” teriak demonstran lainnya. Demonstran juga mengarak sebuah poster besar bertuliskan “Hidup Prancis dan Jerman” ke sana ke mari.

Dari Baghdad dilaporkan Ketua United Nations Monitoring, Verification and Inspection Commission (UNMOVIC) Hans Blix memberi waktu satu minggu kepada Saddam Hussein untuk memusnahkan lusinan misil Al Samoud-2  yang dimiliki Irak.

Keputusan tenggat waktu itu disampaikan Hans Blix sehari setelah dia mengirim surat peringatan kepada Saddam.

Tenggat waktu yang diberikan Blix ini akan menjadi semacam tes bagi pemerintahan Saddam Hussein. Apalagi seorang pejabat penting Irak sebelumnya mengatakan, pihaknya akan memenuhi semua permintaan Blix.

Perintah Blix itu disampaikannya dalam empat lembar surat yang ditujukan kepada Dubes Irak di PBB Muhammad Al Dhouri, juru bicara Dewan Keamanan PBB Ewen Buchanan.

Besok, Amerika dan Inggris akan mengajukan draf resolusi baru bagi Irak.d alam draf itu ada bagian yang memperbolehkan kedua negara menggunakan kekuatan militer menyerang Irak, bila Saddam Hussein menolak bekerja sama dengan PBB.

Dari London dilaporkan, Perdana Menteri Inggris Tony Blair terancam mosi tidak percaya oleh parlemen Inggris. Ancaman ini disampaikan anggota parlemen Inggris, Fam Daliel. Menurutnya, keputusan Blair mengekor Amerika bertentangan dengan keinginan rakyat Inggris.

Bulan lalu, Perdana Menteri Australia John Howard dijatuhi talak mosi tidak percaya oleh parlemen Australia. Gara-garanya sama. Howard mengabaikan penolakan rakyat Australia terhadap rencana Amerika menyerang Irak. Howard mengirimkan pasukan Australia ke kawasan Teluk untuk memperkuat pasukan Amerika dan Inggris.[t]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s