Membonceng Bantuan Kemanusiaan

uz01

SEPINTAS tidak tampak reaksi keras menentang rencana pemerintah Uzbekistan membuka kembali perbatasan dengan Afghanistan yang ditutup sejak tahun 1989 itu.

Tapi tetap saja ada yang mempertanyakan dan meragukan rencana itu.

Bila jadi dibuka, jembatan di atas Sungai Amu Darya yang menghubungkan Termez dengan Kota Hairatan di Afghanistan akan digunakan untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan. Dari Hairatan di seberang Amu Darya, bantuan kemanusiaan akan dikirimkan ke pusat Mazar I  Sharif sekitar 80 kilometer ke selatan.

Rencana membuka kembali jembatan Amu Darya disampaikan utusan khusus Sekjen PBB Kenzo Oshima usai bertemu Presiden Islam Karimov.

Uzbekistan menutup perbatasan dengan Afghanistan pada tahun 1998, setelah Taliban menguasai Mazar I Sharif.

Disebutkan bahwa pemerintah Uzbekistan telah menyetujui permintaan PBB agar Uzbekistan memperbolehkan misi kemanusiaan United Nations Children’s Fund (Unicef) menggunakan Termez sebagai pintu masuk ke Afghanistan.

Menurut rencana setiap hari sekitar 1.500 ton bantuan kemanusiaan akan mengalir untuk warga Mazar I Sharif.

Tetapi siapa yang bisa menjamin bahwa yang mengalir ke Mazar I Sharif adalah bantuan kemanusiaan, bukan tentara Amerika Serikat.

Sejak pertengahan 1990an Amerika Serikat telah menempatkan pasukan tempur di Uzbekistan.

Seorang jurnalis radio di Tashkent menyampaikan keraguannya pada itikad di balik rencana ini. Pemerintah Uzbekistan, katanya, harus ekstra hati-hati agar tidak terjebak dalam posisi yang bisa jadi malah merugikan Uzbekistan.

Dia memperkirakan Amerika Serikat dan sekutu berencana menyerang Afghanistan dari darat sebelum musim hujan.

“Besar kemungkinan justru pasukan Amerika yang masuk ke Afghanistan. Bisa saja mereka membonceng di belakang bantuan kemanusiaan. Bukan tidak mungkin bantuan kemanusian itu hanya kedok untuk melancarkan serangan,” katanya lagi.

Bukan cuma rakyat sipil Uzbekistan yang bertanya-tanya soal rencana membuka jembatan itu. Pegawai Unicef di Tashkent juga punya keraguan yang sama.

“Orang-orang Afghanistan sudah cukup lama menderita. Dua tahun belakangan mereka menghadapi musim kering. Apa lagi sekarang, setelah perang berkecamuk. Bagi saya pribadi, hal yang paling penting adalah memberikan bantuan kemanusiaan. Saya tidak mengerti bagaimana menghentikan serangan tersebut, dan menggantinya dengan bantuan kemanusiaan,” kata Jubir Unicef di Tashkent Rupa Joshi.

Dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Donald Rumsfeld di Tashkent tanggal 5 Oktober lalu, Presiden Karimov mengatakan, pemerintah Uzbekistan menawarkan sebuah pangkalan udara Uzbekistan untuk dipergunakan Amerika Serikat.

Di pangkalan itu, Amerika Serikat dapat menempatkan pesawat-pesawat transportasi dan helikopter dalam jumlah terbatas.

Namun Karimov mengingatkan pihaknya tidak mengizinkan Amerika Serikat merancang serangan darat ke Afghanistan dari wilayah Uzbekistan. Pesawat-pesawat Amerika Serikat yang ada di Uzbekistan pun tidak diperbolehkan melakukan serangan udara ke wilayah Afghanistan.

Selain itu, Karimov juga melarang Amerika Serikat membawa pasukan khusus seperti Green Baret yang memiliki spesialisasi operasi di belakang garis lawan.

Satu-satunya kegiatan yang boleh dilakukan Amerika Serikat dari pangkalan militer Uzbekistan adalah operasi pengiriman bantuan kemanusiaan serta upaya pencarian dan penyelamatan.

Karimov tidak menjelaskan lebih lanjut pangkalan udara mana yang ditawarkan kepada Amerika Serikat. Dari sisi jarak ke Afghanistan, tampaknya yang paling pas adalah Pangkalan Udara Kakaydy, sekitar 40 kilometer dari Termez ke arah timur laut. Pangkalan Udara Kakaydy dibangun Uni Soviet pada 1980 untuk mendukung invasi negara itu di Afghanistan.

Dari Kakaydy lah Uni Soviet pada masa itu melancarkan serangan udara ke jantung-jantung pertahanan tentara dan mujahidin Afghanistan.

Soal ini belum bisa dipastikan.

Namun yang jelas sejumlah laporan media menyebutkan bahwa Amerika Serikat telah mengirimkan 1.000 tentara infantri dari Divisi Pegunungan ke-10 dari Fort Drum, New York, ke Uzbekistan. [t]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s