
“JELASLAH bagi kita yang menyaksikan dengan mata kepala betapa kejamnya aniaya yang telah dilakukan oleh petualang-petualang biadab dari apa yang dinamakan Gerakan 30 September.” Pangkostrad Mayjen Soeharto, 4 Oktober 1965. Continue reading »
Lagi, Misteri Mayat Pahlawan Revolusi
02 Thursday Apr 2009
Posted in BERITA, CATATAN, MALAM JAHANAM, SOEHARTO CORNER, Soeharto's X-Files, SUKARNO CORNER
INI sudah bulan September. Beberapa hari lagi saya ingin menuliskan hasil visum et repertum enam jenderal dan seorang perwira pertama Angkatan Darat yang tewas dinihari 1 Oktober 1965.
SAMPUL Majalah Berita Mingguan Tempo edisi no 50/XXXVI/04-10 Februari 2008 sedang jadi buah bibir. Ilustrasi “Perjamuan Terakhir Soeharto” memperlihatkan Soeharto dan anak-anaknya sedang duduk menghadapi meja panjang. Setting ruangan dan latar belakang ilustrasi itu mengingatkan orang pada lukisan “The Last Supper” karya Leonardo da Vinci.
INI adalah bagian terakhir dari pembicaraan antara Soeharto dan Richard Nixon, Mei 1970 di Gedung Putih.
KONSTELASI politik di kawasan Asia Tenggara adalah hal lain yang dibicarkan Soeharto dan Nixon dalam pertemuan di Gedung Putih, Mei 1970. Sudah bisa ditebak, isu utama dari obrolan mereka adalah kekuatan komunis di kawasan Indochina. Amerika Serikat dan sekutunya menganggap pasukan Viet Cong dan Vietnam Utara sedang berusaha menyebarkan paham komunisme di Kamboja.
SOEHARTO mengeluhkah kondisi peralatan militer Indonesia yang buruk. Sementara Rusia dan China seakan mengancam di depan mata. Kapal selam Rusia secara aktif beroperasi di Samudera India, dan China baru saja mengembangan misil berjarak tembak 500 kilometer.
SELAIN kerja keras pemerintah dan rakyat, keberhasilan pembangunan di masa Orde Baru, menurut Soeharto, juga tidak terlepas dari bantuan negara-negara sahabat, khususnya Amerika Serikat. 

MELIHAT Istana Bogor juga dikepung pasukan “liar” pendukung Soeharto, Achadi memilih melanjutkan perjalanan ke markas Resimen Pelopor di Mega Mendung, Puncak Bogor. 


