Kekasih, aku menutup mataku akan cintamu pada yang lain Aku menutup telingaku akan sapamu pada yang lain Aku melumpuhkan tubuhku pada dekapmu pada yang lain Karena cinta ini tidak akan pernah mudah Karena jiwa ini akan (selalu) bertaruh Karena hidup ini adalah perjalanan menuju Karena yang tersembunyi di hati adalah sejati Karena batas waktu adalah… [Read more…]
ENGKAU yang disana, membelakangiku
BIARKAN aku mengecupmu dan kusisakan remah bibirmu seperti kamboja yang lusuh, wahai bidara
DI bawah mushala saat satu lagu usai dinyanyikan sedang aku mati rasa dan kitab hanya menyusun kata
KETIKA kutitipkan cinta padamu Bersamanya turut gerimis dan halimun pudar Awan ungu memayungi aku yang telanjang Dibalur harap yang perlahan luntur menjadi anak sungai, Mengalir mengikutimu, entah kemana
KARENA sedang tak tahu harus menulis apa, jadilah barang ini. Sebuah puisi yang ditemukan di tumpukan e-mail lama, dari bulan November 2001.
August 20, 2009
1