Archive for the KALABENDU Category

Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (8-Selesai)

Posted in BERITA, KALABENDU, TOKOH on March 9, 2008 by teguhtimur

DALAM soal perbatasan kita telah melengahkan pemetaan, pendirian beberapa mercu suar lagi, dan mengumumkan claim yang jelas dan rational mengenai batas-batas wilayah negara kita, terutama yang menyangkut wilayah di laut. Sudah saatnya pula lembaga inteligent kita mempunyai direktorat maritim. Read more »

Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (7)

Posted in BERITA, KALABENDU, TOKOH on March 9, 2008 by teguhtimur

HUKUM, perundang-undangan dan ketatanegaraan yang menghargai daulat manusia, daulat rakyat, daulat akal sehat, dan daulat etika akan menjadi “Mesin Budaya” yang mampu merangsang dan mengakomodasi daya cipta dan daya hidup bangsa, sehingga daya tahan dan daya juang bangsa menjadi tinggi. Read more »

Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (6)

Posted in BERITA, KALABENDU, TOKOH on March 8, 2008 by teguhtimur

TATA Hukum dan Tata Negara yang berlaku sekarang ini masih meneruskan semangat undang-undang dan ketatanegaraan penjajah Hindia Belanda tempo dulu, yang sama-sama menerapkan keunggulan Daulat Pemerintah di atas Daulat Rakyat, Read more »

Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (5)

Posted in BERITA, CATATAN, KALABENDU, TOKOH on March 7, 2008 by teguhtimur

DARI sejak abad 7 telah terbukti bahwa rakyat kecil menengah itu sangat adaptif, kreatif, tinggi daya hidupnya, ulet daya tahannya. Di abad 7 mereka yang seni pertaniannya menanam jewawut, dengan cepat Read more »

Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (4)

Posted in BERITA, CATATAN, KALABENDU, TOKOH on March 7, 2008 by teguhtimur

KETERGANTUNGAN pada modal asing, pinjaman dari negeri-negeri asing dan bantuan-bantuan asing, menyebabkan pemerintah kita Read more »

Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (3)

Posted in BERITA, CATATAN, KALABENDU, TOKOH on March 7, 2008 by teguhtimur

DI zaman penjajahan itu hukum adat yang sukar dilemahkan adalah yang ada di Bali karena hubungannya dengan agama dan pura, dan yang ada di Sumatra Barat karena hubungan dengan syariat dan kitab Allah. Read more »

Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (2)

Posted in BERITA, KALABENDU, TOKOH on March 6, 2008 by teguhtimur

DI dalam masyarakat tradisional yang kuat hukum adatnya, rakyat dan alam lingkungannya hidup dalam harmoni yang baik, yang diatur oleh hukum adat. Selanjutnya hukum adat itu dijaga oleh para tetua adat atau dewan adat. Read more »

Dari WS Rendra: Megatruh Kambuh (1)

Posted in BERITA, KALABENDU, TOKOH on March 6, 2008 by teguhtimur

Renungan Seorang Penyair Dalam Menanggapi Kalabendu

PENYAIR besar Ronggowarsito, di pertengahan abad 19, menggambarkan zaman pancaroba sebagai “Kalatida” dan “Kalabendu”.

Zaman “Kalatida” adalah zaman ketika akal sehat diremehkan. Perbedaan antara benar dan salah, baik dan buruk, adil dan tak adil, tidak digubris. Read more »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,159 other followers