Inilah SMS tentang Joget India Briptu Norman dan Video Porno Arifinto yang Dikirimkan kepada Ketua KPK

Sebuah pesan pendek dikirimkan kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqaddas, akhir pekan lalu. Si pengirim adalah Sekjen Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia (APPI), Sasmito Hadinagara, yang oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, KH. Salahuddin Wahid, dalam sebuah artikel beberapa waktu lalu diperkenalkan sebagai pencetus SasmitoLeaks. Continue reading “Inilah SMS tentang Joget India Briptu Norman dan Video Porno Arifinto yang Dikirimkan kepada Ketua KPK”

Prof. Dr. Boediono dan Inong Malinda Dee yang Serupa Tapi Tak Sama

Tak banyak yang mengaitkan kedua individu ini, Prof. Dr. Boediono dan Inong Malinda Dee, manakala berbicara tentang praktik kejahatan perbankan.

Keduanya terlihat jauh berbeda, bagaikan bumi dan langit saja. Yang pertama adalah pejabat di sejumlah institusi perekonomian negara. Mulai dari Bank Indonesia, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Menteri Keuangan, ke Bank Indonesia lagi, lalu kini menjadi Wakil Presiden. Sementara yang kedua adalah pegawai bank asing terpandang di negeri ini, Citibank, yang mendadak menjadi pusat pemberitaan setelah ketahuan mencuci Rp17 miliar uang nasabah. Continue reading “Prof. Dr. Boediono dan Inong Malinda Dee yang Serupa Tapi Tak Sama”

Berita Tentang Wajah Buruk Indonesia Di Media Asing Sudah Jadi Hal Yang Biasa

Di komunitas internasional pembicaraan mengenai situasi Indonesia yang semakin buruk dalam beberapa tahun terakhir di bawah pemerintahan SBY bukan barang baru lagi. Ini menggoyahkan segala catatan indah mengenai prestasi Indonesia yang dipandang sebagai salah satu contoh dan model negara yang relatif mampu mempertahankan stabilitas politik dan ekonomi di saat bersamaan. Continue reading “Berita Tentang Wajah Buruk Indonesia Di Media Asing Sudah Jadi Hal Yang Biasa”

Mirip Zaman Gorbachev, Indonesia Lahirkan Demokrasi Kriminal

Situasi yang dialami Indonesia dewasa ini sangat mirip dengan situasi yang terjadi di Uni Soviet di bawah pemerintahan Mikhail Gorbachev beberapa saat sebelum Perang Dingin berakhir. Continue reading “Mirip Zaman Gorbachev, Indonesia Lahirkan Demokrasi Kriminal”

Rizal Ramli: Mempertahankan Yudhoyono adalah Perbuatan Kolektif yang Tidak Bertanggung Jawab

Berbagai persoalan yang sedang sedang terjadi memperlihatkan betapa bibit disintegrasi telah menyebar luas di Indonesia, dan pada gilirannya akan membawa negara ini menjadi salah satu negara gagal di dunia. Continue reading “Rizal Ramli: Mempertahankan Yudhoyono adalah Perbuatan Kolektif yang Tidak Bertanggung Jawab”

DR. Rizal Ramli: SBY Sulit Bertahan Hingga 2014

Isi kawat diplomatik Kedubes Amerika Serikat yang dibocorkan WikiLeaks dan menjadi pemberitaan di media Australia bukan hal yang mengejutkan. Kawat diplomatik itu antara lain membicarakan kasus korupsi yang melibatkan Presiden SBY dan keluarga.

“Politik di Indonesia memang sudah terkenal sangat jorok,” ujar ekonom senior DR. Rizal Ramli kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Rabu, 30/3). Continue reading “DR. Rizal Ramli: SBY Sulit Bertahan Hingga 2014″

Inilah Duduk Perkara Criminal Policy yang Dibocorkan Sasmito dan Diulas Gus Solah

Informasi mengenai potensi kerugian negara hingga mencapai Rp 2,2 triliun yang diakibatkan criminal policy Menteri Keuangan Boediono di balik penghapusan kewajiban pajak Bank Mandiri telah berulang kali disampaikan Sasmito Hadinegoro. Continue reading “Inilah Duduk Perkara Criminal Policy yang Dibocorkan Sasmito dan Diulas Gus Solah”

Setelah WikiLeaks, Kini Muncul SasmitoLeaks yang Juga Menggemparkan

Bila dunia Barat punya WikiLeaks, Indonesia punya SasmitoLeaks. Keduanya sama-sama menggemparkan!

Dipimpin aktivis internet Australia, Julian Assange, dan diluncurkan tahun 2006 lalu, WikiLeaks merupakan sebuah organisasi non-profit yang mempublikasikan dokumen rahasia yang diperoleh dari sumber-sumber anonimus. Continue reading “Setelah WikiLeaks, Kini Muncul SasmitoLeaks yang Juga Menggemparkan”

Indonesia’s tainted democracy calls for changes

Rizal Ramli, Jakarta Post| Tue, 03/29/2011 9:18 PM | Opinion

Recent revelations from WikiLeaks documents, stating that President Susilo Bambang Yudhoyono and his family were involved in corruption are, frankly, not a big surprise.

After all, Indonesian politics is notoriously dirty. Continue reading “Indonesia’s tainted democracy calls for changes”

Peluang Boediono Gantikan SBY Semakin Besar!

Substansi dan materi diplomatic cable Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta yang dibocorkan WikiLeaks dan diberitakan media massa Australia, The Age dan Sydney Morning Herald, tanggal 11 Maret lalu memang masih harus diperdebatkan lagi. Kedubes AS telah menyampaikan permintaan maaf atas kebocoran itu, dan menyatakan bahwa isi dari dokumen yang dibocorkan tersebut masih mentah, walaupun tidak dijelaskan lebih lanjut derajat kementahannya. Continue reading “Peluang Boediono Gantikan SBY Semakin Besar!”

Saran Purnawirawan Sepuh Diabaikan, SBY Punya Masalah dengan Keberanian

Bukan hanya satu atau dua kali kalangan purnawirawan jenderal TNI menyampaikan saran kepada Presiden SBY secara langsung. Saran-saran itu umumnya dimaksudkan agar pemerintah lebih mengedepankan agenda nasional dan berani mengambil kebijakan yang dapat mensejahterakan rakyat, serta di sisi lain berani menolak tekanan asing yang dapat berdampak buruk pada nasib rakyat dan negara. Continue reading “Saran Purnawirawan Sepuh Diabaikan, SBY Punya Masalah dengan Keberanian”

Menunggu Janji SBY, Menunggu Vonis untuk Boediono dan Sri Mulyani Cs

Mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah telah dijatuhui hukuman penjara selama satu tahun delapan bulan. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menyatakan, politisi mantan anggota DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terbukti menyalahgunakan kewenangannya dalam proyek pengadaan mesin jahit, sarung dan daging sapi impor. Setelah dihitung-hitung oleh Jaksa Penuntut Umum, criminal policy yang dilakukan Bachtiar ini merugikan negara sebesar Rp35,7 miliar. Continue reading “Menunggu Janji SBY, Menunggu Vonis untuk Boediono dan Sri Mulyani Cs”

The Age’s Yudhoyono ‘Abused Power’

Philip Dorling is an Age investigative journalist.
The Age 11 March 2011

Bribery, corruption and self-enrichment: secret US cables reveal serious allegations of abuse of power by Indonesia’s President Susilo Bambang Yudhoyono and his wife Kristiani Herawati. Philip Dorling reports.

WHEN Susilo Bambang Yudhoyono won a surprise victory in Indonesia’s 2004 presidential elections, the Unites States hailed it as “a remarkable triumph of a popular, articulate figure against a rival [incumbent president Megawati Sukarnoputri] with more power, money, and connections”. Continue reading “The Age’s Yudhoyono ‘Abused Power’”

Riwayat Centurygate yang Dibocorkan WikiLeaks Jauh dari Sempurna

Megaskandal dana talangan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun juga disinggung Philip Dorling, dalam tulisannya yang dimuat dua koran negeri kanguru, The Age dan Sydney Morning Herald. Wartawan investigatif Australia ini memperoleh bocoran kawat diplomatik Kedubes Amerika Serikat dari WikiLeaks. Continue reading “Riwayat Centurygate yang Dibocorkan WikiLeaks Jauh dari Sempurna”

“Abang Mulai Percaya tentang Strategi Mafia Berkeley”

Abg mulai percaya ttg strategi Mafia Berkeley

:) Ngeri memang. SBY terus terpojok

Boediono lg di Canberra, Gerakan utk Ibu Sri Mulyani kabarnya dah mulai bergerak. Continue reading ““Abang Mulai Percaya tentang Strategi Mafia Berkeley””

MPM: Bisa Jadi Wacana Audit Forensik Bersifat Transaksional Semata

Upaya mengungkap megaskandal dana talangan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun bergerak ke arah yang semakin membingungkan. Padahal, sudah semestinyalah upaya mengungkap megaskandal ini pertaruhan kredibilitas kedua lembaga itu. Continue reading “MPM: Bisa Jadi Wacana Audit Forensik Bersifat Transaksional Semata”

Ayo Menimbang Integritas Sri Mulyani Indrawati

Barisan pendukung Sri Mulyani Indrawati meluncurkan Solidaritas Masyarakat Indonesia (SMI) Keadilan dan Rumah Integritas (Senin, 14/2). Kehadiran lembaga ini memperkuat tanda-tanda bahwa Sri Mulyani akan benar-benar come back dan lebih jauh dari itu, mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan mendatang. Kehadiran lembaga itu melengkapi website srimulyani.net yang diluncurkan terlebih dahulu. Continue reading “Ayo Menimbang Integritas Sri Mulyani Indrawati”

Ketua KPK Tak Mau Komentari Cerita tentang Kekhawatiran SBY bila Boediono Ditangkap

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqaddas tak mau mengomentari cerita yang disampaikan mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra mengenai kekhawatiran yang sempat diutarakan SBY bila Boediono ditangkap. Continue reading “Ketua KPK Tak Mau Komentari Cerita tentang Kekhawatiran SBY bila Boediono Ditangkap”

Agen CIA Biasa Membunuh Presiden yang Memilih Taubat

Enam tahun lalu dunia sempat dibikin heboh oleh John Perkins. Di dalam bukunya, Confession of the Economic Hit Man, Perkins mengaku bahwa dirinya adalah salah seorang mesin perusak ekonomi yang disusupkan pemerintah Amerika Serikat ke sejumlah negara, khususnya negara berkembang termasuk Indonesia. Sedemikian mengguncangnya pengakuan Perkins sampai-sampai buku itu sempat bertengger di daftar bestseller New York Times tujuh minggu berturut-turut. Continue reading “Agen CIA Biasa Membunuh Presiden yang Memilih Taubat”

Menelusuri Jejak Agen CIA di Istana SBY

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengaku tak bisa membedakan mana agen Central Intelligence Agency (CIA), dinas rahasia AS, dan mana yang bukan.

“Anda tahu enggak (siapa) agen CIA dan siapa yang bukan agen CIA. Saya juga tidak tahu. Kementerian Luar Negeri tidak tahu mana yang agen CIA, mana yang bukan,” kata Marty di sela rapat kerja dengan Komisi I DPR di gedung Nusantara II, Jakarta, kemarin petang (Kamis, 20/1). Continue reading “Menelusuri Jejak Agen CIA di Istana SBY”

Benarkah Boediono Juga Menipu Yudhoyono

Keputusan Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal 184 ayat 4 UU 27/2009 yang mengatur hak anggota DPR menyatakan pendapat telah menghidupkan kembali kasus dana talangan Bank Century yang sudah hampir satu tahun mati suri. Pasal itu dinilai bertentangan dengan UUD 1945. Continue reading “Benarkah Boediono Juga Menipu Yudhoyono”

Sekali Menggayus, Sri Mulyani dan Aburizal Bakrie Terlampaui

Terlahir dengan nama Jean Eugene Robert di Prancis, 7 Desember 1805 silam dari keluarga pembuat arloji, Houdini dikenang sebagai pelopor seni sulap modern. Dialah yang mengubah sulap dari sekadar pertunjukan kaki lima di pojok-pojok pasar menjadi tontonan kaum elit di ballroom mewah. Continue reading “Sekali Menggayus, Sri Mulyani dan Aburizal Bakrie Terlampaui”

Membaca Strategi Boediono Menyamakan Diri dengan Bung Karno

Pagi hari, 29 Desember 1929. Tak kurang dari 50 polisi Belanda mengepung kediaman tokoh Partai Nasional Indonesia (PNI), Soejoedi, di Yogyakarta. Adalah sang ketua umum PNI, Soekarno, yang mereka cari. Continue reading “Membaca Strategi Boediono Menyamakan Diri dengan Bung Karno”

Anwar Nasution: Bailout Bank Century untuk Jarah Uang Negara

Anwar Nasution masih menjabat sebagai ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ketua DPR kala itu Agung Laksono meminta audit investigasi terhadap Bank Century yang menerima kucuran bailout antara November 2008 hingga Juli 2009. Continue reading “Anwar Nasution: Bailout Bank Century untuk Jarah Uang Negara”

Rizal Ramli: KPK Makin Gak Bermutu

Di hadapan anggota DPR, pekan lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, tidak menemukan niat jahat dalam skandal rekayasa bailout Bank Century yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 6,7 triliun. Continue reading “Rizal Ramli: KPK Makin Gak Bermutu”

Sekali Lagi, Boediono dan Criminal Policy di Balik Skandal Bank Century

Criminal policy secara sederhana penulis artikan sebagai kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan piranti kebijakan pemerintah dan/atau negara. Kejahatan model ini jauh lebih berbahaya. Ia tidak kasat mata, namun kerusakan yang ditimbulkannya amat luar biasa. Continue reading “Sekali Lagi, Boediono dan Criminal Policy di Balik Skandal Bank Century”

Membaca Kembali Hubungan Boediono dan Skandal Bank Century

Keterlibatan Boediono, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang kini adalah Wakil Presiden, dalam megaskandal dana talangan untuk Bank Century senilai Rp 6,7 triliun telah ramai dibicarakan sejak pertama kali kasus ini merebak ke permukaan.

Membicarakan kembali riwayat kasus ini menjadi penting terlebih setelah kita memiliki Kapolri baru, Jaksa Agung baru dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru dinilai penting. Karena siapa tahu, di tangan “tiga pendekar hukum” inilah akan ada titik terang dalam pengusutan skandal kerah putih terbesar di republik ini sejak BLBI. (Walau sejauh ini masih banyak yang meragukan itikad ketiga pendekar ini.) Continue reading “Membaca Kembali Hubungan Boediono dan Skandal Bank Century”