Mantan Bendaraha Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin memang pantas diadili dalam kasus suap dan korupsi proyek APBN. Begitu juga Nunun Nurbaetie Daradjatun dan Miranda Goeltom dalam kasus cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004 silam.
Nama mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono kembali memasuki gelanggang Centurygate. Dua hari lalu, dalam sebuah diskusi di PP Muhammadiyah, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan, upaya membongkar megaskandal danatalangan senilai Rp 6,7 triliun ini hanya dapat dituntaskan bila semua pihak, khususnya DPR, memiliki niat baik dan mau menggunakan hak menyatakan pendapat.
Inilah pertanyaan yang belakangan berkembang di kalangan aktivis anti-korupsi di negeri ini.
Sasmito Hadinagoro tidak dapat menutupi kesedihan. Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Busyro Muqaddas membuat dirinya kecewa luar biasa.
Megaskandal danatalangan Bank Century memasuki babak baru. Partai Golkar yang merupakan kekuatan politik terbesar kedua di Indonesia setuju bila megaskandal itu diusut kembali.
Pertemuan tertutup selama dua jam lebih antara Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Wakil Presiden Boediono kemarin (Jumat, 29/7) masih jadi pembicaraan di kalangan kaum oposisi.
Skandal Bank Century adalah kejahatan “kerah putih” karena menggunakan kebijakan sesat (crime policy) yang menimbulkan pelanggaran penyalahgunaan wewenang (abuse of power) dan tindak pidana korupsi.
Wakil Presiden Boediono pernah mempersoalkan kualitas pemberitaan media massa yang menurutnya bisa terjebak menjadi noise (berisik). Hal itu disampaikan Boediono ketika memberikan sambutan pada ulang tahun sebuah media massa nasional berpengaruh di Jakarta, bulan lalu. Menurut Boediono, merujuk pemberitaan media massa, ada tiga jenis suara. Pertama, voice yang memiliki makna. Kedua sound yang bisa bermakna… [Read more…]
Ketika masih menjabat sebagai Menteri Keuangan di pemerintahan terakhir Soeharto, Fuad Bawazier yang kini jadi politisi pernah memecat Boediono yang terlibat dalam penyusunan skema Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Tidak tanggung-tanggung, sedemikian besar dosa yang satu ini, pemecatan Boediono dilakukan atas perintah Soeharto.
HMS yang ini bukan Haji Muhammad Soeharto. Juga bukan akronim dari Her Majesty’s Ship atau His Majesty’s Ship, istilah yang digunakan bagi kapal-kapal perang Kerajaan Inggris Raya. HMS yang ini adalah Hindari Memilih Sri Mulyani Indrawati. Sebuah gerakan yang digalang oleh kelompok yang selama ini concern dan kerap menyuarakan kritik atas praktik criminal policy atau kejahatan yang menggunakan piranti… [Read more…]
Ada satu hal yang tersisa dari kuliah umum Profesor Jeffrey A. Winters di Rumah Integritas, Jalan Latuharhari No. 16, Menteng, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu (Jumat malam, 3/6). Di markas pendukung Sri Mulyani Indrawati itu, Indonesianis dari Northwestern University, Amerika Serikat ini didaulat Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) menyampaikan kuliah umum bertema “Ancaman Oligarki dan Masa… [Read more…]
BUBBLE, menurut kamus, memiliki sejumah arti yang umumnya merujuk pada sifat gelembung yang walau tampak indah berkilau namun ringkih, kosong, dan dapat pecah sewaktu-waktu. Inilah keindahan yang menipu. Istilah bubble kerap disematkan pada performa perekonomian dan keuangan yang tampak indah dan kokoh dengan indikator makro yang memukau, tetapi tidak ditopang pondasi ekonomi yang orisinil. Akibatnya,… [Read more…]
Sebuah spanduk raksasa berwarna merah yang dibawa kelompok demonstran di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) awal pekan ini mencuri perhatian banyak orang.
Fenomena radikalisasi sekelompok warganegara Indonesia, termasuk yang menggunakan label keagamaan, lahir dan berkembang bersamaan dengan kegagalan pemerintah menambah lapangan pekerjaan, menekan jumlah pengangguran, dan mengurangi jumlah penduduk miskin.
Sepekan telah berlalu. Tubuh wartawan senior Rosihan Anwar kini terbaring damai dalam dekapan TMP Kalibata, di Jakarta Timur. Lahir di Kubang Nan Dua, Sirukam-Solok, pada 10 Mei 1922, Rosihan yang juga dikenal sebagai tokoh pergerakan di zaman revolusi kemerdekaan, menghembuskan nafas terakhir pada 14 April 2011.
Sebuah pesan pendek dikirimkan kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqaddas, akhir pekan lalu. Si pengirim adalah Sekjen Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia (APPI), Sasmito Hadinagara, yang oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, KH. Salahuddin Wahid, dalam sebuah artikel beberapa waktu lalu diperkenalkan sebagai pencetus SasmitoLeaks.
Tak banyak yang mengaitkan kedua individu ini, Prof. Dr. Boediono dan Inong Malinda Dee, manakala berbicara tentang praktik kejahatan perbankan. Keduanya terlihat jauh berbeda, bagaikan bumi dan langit saja. Yang pertama adalah pejabat di sejumlah institusi perekonomian negara. Mulai dari Bank Indonesia, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Menteri Keuangan, ke Bank Indonesia lagi, lalu kini… [Read more…]
Di komunitas internasional pembicaraan mengenai situasi Indonesia yang semakin buruk dalam beberapa tahun terakhir di bawah pemerintahan SBY bukan barang baru lagi. Ini menggoyahkan segala catatan indah mengenai prestasi Indonesia yang dipandang sebagai salah satu contoh dan model negara yang relatif mampu mempertahankan stabilitas politik dan ekonomi di saat bersamaan.
Situasi yang dialami Indonesia dewasa ini sangat mirip dengan situasi yang terjadi di Uni Soviet di bawah pemerintahan Mikhail Gorbachev beberapa saat sebelum Perang Dingin berakhir.
Berbagai persoalan yang sedang sedang terjadi memperlihatkan betapa bibit disintegrasi telah menyebar luas di Indonesia, dan pada gilirannya akan membawa negara ini menjadi salah satu negara gagal di dunia.
Isi kawat diplomatik Kedubes Amerika Serikat yang dibocorkan WikiLeaks dan menjadi pemberitaan di media Australia bukan hal yang mengejutkan. Kawat diplomatik itu antara lain membicarakan kasus korupsi yang melibatkan Presiden SBY dan keluarga. “Politik di Indonesia memang sudah terkenal sangat jorok,” ujar ekonom senior DR. Rizal Ramli kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Rabu,… [Read more…]
Informasi mengenai potensi kerugian negara hingga mencapai Rp 2,2 triliun yang diakibatkan criminal policy Menteri Keuangan Boediono di balik penghapusan kewajiban pajak Bank Mandiri telah berulang kali disampaikan Sasmito Hadinegoro.
Bila dunia Barat punya WikiLeaks, Indonesia punya SasmitoLeaks. Keduanya sama-sama menggemparkan! Dipimpin aktivis internet Australia, Julian Assange, dan diluncurkan tahun 2006 lalu, WikiLeaks merupakan sebuah organisasi non-profit yang mempublikasikan dokumen rahasia yang diperoleh dari sumber-sumber anonimus.
Rizal Ramli, Jakarta Post| Tue, 03/29/2011 9:18 PM | Opinion Recent revelations from WikiLeaks documents, stating that President Susilo Bambang Yudhoyono and his family were involved in corruption are, frankly, not a big surprise. After all, Indonesian politics is notoriously dirty.
Substansi dan materi diplomatic cable Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta yang dibocorkan WikiLeaks dan diberitakan media massa Australia, The Age dan Sydney Morning Herald, tanggal 11 Maret lalu memang masih harus diperdebatkan lagi. Kedubes AS telah menyampaikan permintaan maaf atas kebocoran itu, dan menyatakan bahwa isi dari dokumen yang dibocorkan tersebut masih mentah, walaupun… [Read more…]
Bukan hanya satu atau dua kali kalangan purnawirawan jenderal TNI menyampaikan saran kepada Presiden SBY secara langsung. Saran-saran itu umumnya dimaksudkan agar pemerintah lebih mengedepankan agenda nasional dan berani mengambil kebijakan yang dapat mensejahterakan rakyat, serta di sisi lain berani menolak tekanan asing yang dapat berdampak buruk pada nasib rakyat dan negara.
Mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah telah dijatuhui hukuman penjara selama satu tahun delapan bulan. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menyatakan, politisi mantan anggota DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terbukti menyalahgunakan kewenangannya dalam proyek pengadaan mesin jahit, sarung dan daging sapi impor. Setelah dihitung-hitung oleh Jaksa Penuntut Umum, criminal policy yang dilakukan Bachtiar ini merugikan negara… [Read more…]
Philip Dorling is an Age investigative journalist. The Age 11 March 2011 Bribery, corruption and self-enrichment: secret US cables reveal serious allegations of abuse of power by Indonesia’s President Susilo Bambang Yudhoyono and his wife Kristiani Herawati. Philip Dorling reports. WHEN Susilo Bambang Yudhoyono won a surprise victory in Indonesia’s 2004 presidential elections, the Unites… [Read more…]
January 10, 2012
0