Penyakit Lama Militer Kambuh

Pernyataan Pangdam Jaya Mayjen Waris yang mewakafkan diri untuk menghadapi aksi buruh merupakan bentuk nyata pelanggaran terhadap konstitusi, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit. Pernyataan itu menunjukkan TNI menjaidikan buruh sebagai musuh dengan pilihan, membunuh atau dibunuh.

Pengamat konflik internasional, Teguh Santosa, menilai, pernyataan Pangdam Jaya mengisyaratkan kambuhnya penyakit lama tentara, yaitu ingin kembali ke panggung politik.

“Lewat pernyataan itu, opini rakyat sedang digiring seolah-olah negara dalam keadaan darurat, sehingga perlu pemerintahan yang kuat dan tindakan tegas tentara,” kata Teguh dalam diskusi bertema “Penggunaan TNI untuk Menghadapi Demo; Pelanggaran UUD 45″ yang diselenggarakan Rumah Perubahan 2.0, Komplek Duta Merlin, Jakarta Pusat, Selasa (7/2).

Penyakit lama itu juga ditandai militer yang merasa superior dan seolah-olah militerlah yang menentukan ada atau tidaknya negara. Padahal gagasan kebangsaan tidak dibangun oleh militer. Dia kilas balik bahwa Badan Keamanan Rakyat dan Tentara Keamanan Rakyat baru muncul setelah tahun 1945. Sementara, bangsa ini dibangun oleh tokoh-tokoh sipil, seperti Tirto Adhi Suryo, Mas Marco, sampai Soekarno, Hatta, Natsir, Cipto Mangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantoro.

“Seharusnya Pangdam menilai para koruptor itulah musuh negara yang telah berlaku anarkis lewat Banggar, korupsi, jual beli pasal dan lainnya. Silakan Pangdam habisi mereka, bukan justru memusuhi buruh,” papar Teguh.

About these ads

One thought on “Penyakit Lama Militer Kambuh

  1. Andaikan pernyataan jendral itu benar dan berani di kerjakan terhadap buruh2 yang begitu banyaknya tidak terbayangkan bagaimana pertumpahan darah jadinya.Dunia internasional akan mengamati dng penuh kechawatiran. Saya kira tni perlu seorang seperti suharto/nasution yang briliyan yang bisa membawa tentara ke supremasi pemerintahan yang luarbiasa seperti jaman ordebaru dahulu itu.Walaupun konsep militer di gembor2kan dari rakyat untuk rakyat, tapi rakyat digiring untuk menghabisin rakyat komunis/sukarnois yang hanya menyerahkan lehernya dng cuma2 tanpa ada perlawanan.Dan lagi big brother tidak akan mengamininnya, serta konstelasi dunia sudah berubah. Model pengambilan kekuasaan dng model militer yang memprakasai sudah jarang terjadi belakangan2 ini.Karena musuh utama militar adalah komunis/sukarnois, mungkin bisa terjadi kalau ada jendral tentara yang lewat agama , baru akan berhasil dan menang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s