Penangkapan enam penyelundup narkotika oleh pasukan keamanan Mali pekan lalu membuktikan keterlibatan hubungan positif antara kelompok separatis Maroko, Polisario, dengan kelompok Al Qaeda di Maghreb (AQIM).

Laporan sejumlah lembaga kajian intelijen beberapa bulan terakhir ini menyebutkan, bahwa kelompok AQIM merekrut anggota Polisario yang bermarkas di kamp pengungsi Tindouf di selatan Aljazair. Anggota-anggota Polisario bisa dengan mudah direkrut, karena saat ini kelompok itu mengalami kesulitan keuangan setelah negara-negara dan organisasi internasional yang selama ini memberikan dukungan menarik dukungan mereka.

Laporan mengenai hubungan positif antara Polisario dan AQIM serta aktivitas penyelundupan narkotika yang mereka lakukan diturunkan oleh Sahel Intelligence.

Menurut SI, penangkapan terjadi dalam operasi yang digelar pasukan Mali dan Mauritania di utara Mali.

Juga disebutkan dalam laporan itu, bahwa kelompok penyelundup ini dipimpin oleh Sultan Ould Bady. Ia dilaporkan memimpin satu dari tiga jaringan pengedar narkotika terbesar ke pasar Eropa melalui kawasan Sahel.

About these ads