Sebagian Besar Ingin SBY Diperiksa Pansus

Posted on January 19, 2010

0


Desakan agar Panitia Khusus Centurygate memeriksa Presiden SBY terus berkumandang.

Pemeriksaan itu dianggap perlu dilakukan melihat dari pemeriksaan-pemeriksaan sebelumnya yang dilakukan terhadap mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani dan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) juga mantan Wapres Jusuf Kalla terlihat bahwa Presiden SBY memiliki peranan penting sebelum keputusan mem-bail out Bank Century diambil.

KSSK dalam rapat pada dinihari 21 November 2008 menetapkan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik dan kemudian memutuskan penggelontoran dana sebesar Rp 6,7 triliun untuk mendongkrak rasio kecukupan modal bank itu. Keputusan itu diambil berdasarkan rekomendasi Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang disampaikan Boediono.

Sementara kalangan menilai bahwa pemeriksaan SBY tidak dibutuhkan karena keputusan mem-bail out Bank Century adalah tanggung jawab Sri Mulyani dan Boediono. Kalangan lain menilai, terlepas dari hasil pemeriksaan sebelumnya yang memperlihatkan bahwa SBY memiliki keterlibatan dalam kadar tertentu, pemeriksaan terhadap SBY adalah perkara mudah karena dia diperiksa sebagai mantan presiden periode 2004-2009.

Dari poling yang digelar Rakyat Merdeka Online juga dapat diperoleh gambaran untuk sementara bahwa sebagian besar pembaca menilai SBY perlu memberikan kesaksian terhadap kebijakan itu. Sebesar 82 persen peserta poling yang menginginkan hal ini. Adapun 15,7 persen menyatakan tidak perlu. Sisanya, 0,8 persen dan 1,2 persen menyatakan ragu-ragu dan tidak tahu.

Posted in: CATATAN, CENTURYGATE