Malaysia Larang Injil Gunakan Kata “Allah”

Posted on November 5, 2009

1


Lain Indonesia, lain Malaysia. Di negeri jiran itu, Injil yang menggunakan kata “Allah” dilarang beredar.

Pemerintah Malaysia baru-baru ini menahan 10 ribu Injil. Menurut pemerintah Malaysia, kata “Allah” adalah milik agama Islam, dan dengan demikian penggunaan kata “Allah” di dalam Injil akan memancing kemarahan umat Muslim.

Gereja Katholik Roma di Malaysia menentang keputusan itu. Menurut BBC, pihak gereja mengajukan keberatan ke pengadilan.

Ini bukan kejadian pertama. Bulan Maret lalu, pemerintah juga menahan sekitar 5.000 Injil yang diimpor dari Indonesia, yang memang menggunakan kata “Allah”.

Pihak gereja mengatakan, walau pun kata “Allah” berasal dari bahasa Arab, namun sejak beberapa abad lalu dari generasi ke generasi orang Melayu menggunakan kata itu untuk merujuk Tuhan. Belum lagi, umat Kristen Arab lebih dahulu menggunakannya.

Semoga hal demikian tidak terjadi di Indonesia. Mari kita jaga kerukunan umat beragama kita.

Advertisement
Posted in: BERITA