Kabinet SBY, 85 Persen Kompromi dan Tanpa Visi
03 Nov 2009 Leave a Comment
in BERITA
Perhatian masyarakat sedang dipusatkan ke gedung Mahkamah Konstitusi (MK) yang saat ini tengah memutar berbagai rekaman pembicaraan Anggodo Widjojo dengan berbagai pihak.
Anggodo adalah adik tersangka korupsi dalam pengadaan alat komunikasi Departemen Kehutanan, Anggoro WIdjojo. Rekaman pembicaraan Anggodo dengan berbagai pihak itu juga diharap dapat membongkar rencana “kubu buaya” mengkriminalisasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Di tengah keseriusan kita menyimak rekaman-rekaman pembicaraan telepon yang disadap KPK itu, ada baiknya kita juga menyimak hasil poling Rakyat Merdeka Online tentang persepsi responden terhadap pemerintahan SBY-Boediono.
Setelah digelar sepanjang dua pekan, saat tulisan ini diturunkan (Selasa siang, 3/11) sebesar 85 responden, pembaca yang bersedia mengiktui poling dengan suka rela, menilai bahwa “kabinet kompromi” dan “kabinet tanpa visi” adalah dua istilah yang paling tepat untuk menggambarkan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.
Dari angka itu, sebesar 54,6 persen menilai KIB II adalah kabinet kompromi yang diisi oleh konco-konco dan tokoh dari parpol pendukung koalisi pemerintah. Sementara 30,5 persen menilai kabinet yang baru berusia dua minggu itu sebagai kabinet tanpa visi.
Hanya 11,1 persen responden yang menganggap KIB II adalah kabinet kerja. Sementara 3,7 persen responden menyatakan tidak tahu menahu.















Recent Comments