Lagi, Ada Pembodohan di Iklan Politik Pemerintahan SBY

Posted on July 7, 2009

0


Komite Bangkit Indonesia (KBI) mengecam iklan politik pemerintah SBY yang menyebutkan pemerintah berani mempercepat pelunasan utang IMF.

Padahal semua orang tahu bahwa tim ekonomi SBY, dengan segala alasan yang tak masuk akal, tidak ingin mempercepat pembayaran utang.

Menurut Ketua Umum KBI, Rizal Ramli, alasan yang dibuat-buat itu antara lain pemerintah tidak ingin merusak kepercayaan dunia internasional, kekhawatiran akan larinya investor ke luar negeri, dan ketakutan akan krisis ekonomi seperti di Burma.

Rizal Ramli juga menyayangkan praktek pembodohan pemerintah yang mengatakan utang luar negeri Indonesia turun dalam beberapa waktu terakhir. Untuk mendukung argumennya, kata Rizal, SBY menggunakan indikator jumlah utang dibanding pendapatan gross domestic product. Padahal, yang sedang dibicarakan adalah utang negara bukan swasta, dan indikatornya adalah kemampuan negara membayar utang.

ìFaktanya selama pemerintahan ini utang luar negeri bertamabah lebih dari Rp 400 triliun dan ini prestasi melebihi prestasi utang Orde Baru,î kata manta Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini saat konfrensi pers di ruang ASEAN, Hotel Sultan, Jakarta, siang ini (Selasa, 7/7).

Advertisement
Posted in: BERITA