ADA yang mengatakan lebih baik memikirkan bagaimana caranya agar Jakarta tidak macet lagi, atau agar pendidikan di kampus-kampus Indonesia tidak ketinggalan dari kampus di Amerika.

Well, ada benarnya juga. Apalagi kabar terakhir dari kampung mengatakan Unversitas Padjadjaran yang bikin benci tapi rindu sudah tak menarik lagi di mata para periset kampus di Asia Tenggara.

Teman yang lain mengatakan, sampai sekarang belum menemukan jawaban, jadi tidak bisa komen. “Kenapa emangnya Bang?” kawan ini balik bertanya.

Ya juga. Memang kenapa?

Seorang teman tak kalah seriusnya melayani pertanyaan-pertanyaan saya itu. Dan inilah kutipan dialognya.

teguh_timur
begini bung, aku punya persoalan pelik
soal klasik sebetulnya

saleh pd
apa?

teguh_timur
tentang usia aisyah saat digauli secara seksual oleh nabi saw

saleh pd
itu kan persoalan syekh puji aja
hehehe

teguh_timur
itu satu hal dan lain hal
tapi di luar puji, aku mau tanya itu juga
berapa usia aisyah sebetulnya? apakah 7 atau 9 tahun?
apakah memang FAKTANYA sekecil itu?
hubungan seksual lho konteksnya

saleh pd
aisyah menikah dengan nabi umur 7 tahun
tapi digauli setelah dia dewasa
itu fakta historisnya saja

teguh_timur
dewasa usia berapa?

saleh pd
para historian islam sepakat
setelah dia menstruasi

teguh_timur
berapa persisnya?

saleh pd
mayoritas pendapat mengatakan
setelah usia 9 tahun
tapi ada fakta filosofi dakwah di balik itu

teguh_timur
sebentar, lupakan dulu makna filosofisnya, tinggalkan dulu
masa iya sih digauli secara seksual di saat usianya 9 tahun
apa tidak ada penjelasan lain yang lebih faktual?

saleh pd
soal digauli atau tidak
kita kan tidak tahu
ulama mengatakan: usia perempuan dewasa ada yang 9 tahun
artinya, pada saat perempuan berusia 9 tahun mereka sudah ada yang menstruasi
nah, mereka lalu berasumsi
bahwa nabi menggaulinya setelah usia itu

teguh_timur
jadi sembilan tahun itu bukan untuk aisyah?

saleh pd
begini bung,
siapa sih yang tahu kalau nabi menggaulinya usia 9 thn
itu kan hanya Allah, nabi, dan aisyah yang tahu
sementara orang lain hanya menduga-duga saja
kan tidak rasional, kalau nabi pernah bersabda, misalnya, dengan mengatakan bahwa tadi malam saya telah menggauli aisyah karena dia telah mens dan berusia 9 tahun
kalau ada hadis spt itu, berarti hadis palsu

teguh_timur
masalahnya: banyak orang yang menganggap FAKTANYA adalah: nabi muhammad menggauli aisyah secara seksual saat usianya 9 tahun. dan tindakan itu yang digunakan para pembenci islam untuk menuding nabi sebagai pedofil
di sisi lain orang seperti puji di semarang itu jadi punya pembenaran untuk tindakan pedofilnya
makanya, menurutku alim ulama harus menanggapi ini dengan rasional, tidak dengan emosional

saleh pd
saya belum menemukan hadis yang memberitakan itu
kalau soal syekh puji, saya sepakat kalau dia dipenjara aja
biar kapok
kalau mau tangkap
pake uu perkawinan aja
menikahi anak di bawah usia 16 tahun

teguh_timur
oke, itu aku bisa paham
tapi jadi repot ketika dia menyamakan tindakannya dengan tindakan nabi (yang kita tidak tahu pasti, dan orang sudah anggap FAKTANYA nabi menggauli aisyah di usia 9 tahun)

saleh pd
tapi begini bung,
kalau mau menjawab syekh puji dan pengkritik islam itu cukup pakai dalil argumentasi saja
logikanya begini, siapa sih yang tahu pasti kalau nabi itu menggauli aisyah usia 9 tahun?
barangkali benar, nabi melamar aiysah usia 7 tahun, dan menikahinya usia 9 tahun
tetapi, belum tentu menggaulinya pada usia 9 tahun itu
bisa jadi dia menunggu sampai aisyahnya betul-betul matang secara psikologis dan biologis
kita tidak tahu
kita hanya melihat berita luarnya saja toh
soal hubungan seks, wallau’alam

teguh_timur
betul, itu aku paham.
tapi ada juga orang2 yang itu menganggap kisah nabi menggauli secara seksual aisyah di saat usia aisyah baru 9 tahun sebagai sebuah FAKTA
si kucluk puji juga menganggap itu sebagai fakta, dan karenanya dia benar

saleh pd
silahkan baca pendapat lain berikut ini:
http://kajianislam.wordpress.com/2007/07/14/pernikahan-nabi-saww-dengan-aisyah/
ini juga pendapat pribadi dia
tapi, kelihatannya masuk akal

teguh_timur
ya, aku sudah baca
ini inggrisnya: http://www.iiie.net/node/58
dan masuk akal
aku suka dengan caranya menjelaskan secara kronologi

saleh pd
iya itu
begini bung,
dalam menafsirkan fakta sejarah
banyak sekali muncul kepentingan
nah, sejarah itu akan ditafsirakan sesuai dengan kepentingan sang penafsir
di sinilah muncul bias dalam sejarah

teguh_timur
aku paham. pertanyaannya, bisa gak ulama kita menyikapi orang seperti puji dengan rasional juga
coba lihat HTI dan PKS main dukung2 aja
tapi tak memberikan penjelasan lain
ini kan bisa bikin umat gundah gulana

saleh pd
ulama saya kira bisa
amidhan, dari MUI pusat, sudah mengatakan puji itu melanggar
nah, masalahnya, media juga punya kepentingan dalam pemberitaan
perkataan siapa yang “news” itu yang diberitakan
dalam konteks ini, PKS dan HTI
btw bung, saya harus cabut dulu
ada quiz besok
jadi mau baca lagi neh
tadi gak baca karena jadi OBAMANIA
lain kali diterusin diskusi soal nabi ini

teguh_timur
mahalo
hidup obama

About these ads