KOMITE Bangkit Indonesia (KBI) mempersilakan polisi meneliti dan menyelidiki semua aktivitas dan gagasan mereka mengenai jalan ekonomi baru yang lebih bermartabat dan prorakyat.

Keinginan polisi meneliti KBI yang didirikan dan dipimpin ekonom Rizal Ramli berikut keterlibatannya di balik demonstrasi menentang kenaikan harga BBM, disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Abubakar Nataprawira di Jakarta siang ini (Sabtu, 28/6).

“Sebetulnya tidak usah diteliti lagi. Sudah jelas KBI berada di barisan terdepan untuk menentang kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakyat, termasuk kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM. Menurut hemat kami, kebijakan inilah yang telah memicu keresahan di tengah masyarakat, karena kehidupan masyarakat semakin berat,” kata Jurubicara KBI Ibrahim Girdah Zakir yang biasa disapa Bram kepada myRMnews.

Jurubicara KBI lainnya, Adhie Massardhi, malah berharap setelah meneliti dan menyelidiki semua aktivitas dan gagasan yang ditawarkan kelompok itu, polisi berbalik arah dan mendukung mereka.

”Polisi itu kan bagian dari masyarakat kita. Dan seperti anggota masyarakat lainnya, polisi juga menjadi korban dari kenaikan harga BBM ini. Saya optimis, setelah mereka menyelidiki dan mempelajari semua aktivitas kami dan alternatif yang kami tawarkan untuk menyelamatkan ekonomi negara lewat cara-cara yang bermartabat dan berdaulat, polisi akan balik mendukung kami,” urainya.

”Sudah sepantasnya sesama korban pemerintah yang tidak prorakyat bersatu,” sambungnya.