Dicopot Sofyan Djalil, Rizal Ramli Terganjal Etika
June 27, 2008 in BERITA, CATATAN, JALAN BARU
TAK ada alasan profesional di balik pencopotan Rizal Ramli dari kursi Komisaris Utama PT Semen Gresik Tbk.
Persoalan etika adalah satu-satunya alasan yang digunakan Menteri Negara Sofyan Djalil untuk mencopot Rizal Ramli. Dalam surat yang ditandatangani Sofyan Djalil tanggal 23 Juni 2008 lalu disebutkan bahwa langkah-langkah Rizal Ramli banyak yang tidak searah dengan etika komisaris utama. Hal ini potensial berdampak negatif terhadap kinerja PT Semen Gresik.
”Saya dengan tegas menolak bila langkah-langkah yang saya lakukan, berupa gerakan moral dan intelektual untuk mencari alternatif kebijakan ekonomi yang lebih prorakyat disebut bertentangan dengan etika sebagai komisaris utama,” kata Rizal kepada myRMnews beberapa saat lalu (Jumat, 27/6).
Rizal mengatakan, semestinya Menteri Sofyan Djalil dan pemerintah menggunakan alasan yang berdasarkan pada kinerja PT Semen Gresik dalam dua tahun terakhir, terhitung sejak ia duduk sebagai komisaris utama pada bulan September 2006.
”Ketika saya diangkat sebagai komisaris utama PT Semen Gresik Tbk, saya segera mempelajari Semen Gresik Group. Sebagai produsen semen terbesar dan market leader dalam industri semen nasional, saya melihat nilai perusahaan sangat tertinggal dibandingkan perusahan semen lain, seperti PT Indocement dan PT Holcim.
Ketika itu, nilai perusahaan PT Semen Gresik hanya 115 dolar AS per ton, kalau jauh dibandingkan Indocement yang 150 dolar AS per ton dan Holcim yang 130 dolar AS per ton,” jelas mantan menteri di era Gus Dur itu.
Dan di bulan Mei 2008, diketahui bahwa PT Semen Gresik mencatatkan kinerja terbaiknya. Dengan penjualan senilai Rp 1,53 triliun, perusahaan plat merah itu meraih laba usaha sebesar Rp 322 miliar. Perolehan laba di bulan Mei 2008 ini, sebut Rizal Ramli lagi, meningkat 51 persen dibandingkan laba bulan Mei 2007.
Dengan demikian, Rizal mengatakan, penilaian bahwa dirinya memiliki langkah yang tidak sesuai dengan etika komisaris utama adalah sebuah kamuflase dari intervensi politik pemerintahan SBY.
”BUMN seharusnya steril dari kepentingan politik pemerintah. BUMN seharusnya dikelola demi kepentingan rakyat dan negara. Bukan kepentingan politik penguasa,” ujar Rizal Ramli lagi sambil menambahkan bahwa pencopotan dirinya justru merupakan langkah tidak etis pemerintahan SBY.
”Kami menjadi korban penguasa yang merasa terusik oleh sikap kritis dan perbedaan pendapat terhadap pengelolaan ekonomi negara,” demikian Rizal Ramli.
-
Pages
DON'T MISS IT!
2001 UZBEKISTAN 2003 NORTH KOREA 2003 SYRIA 2005 GERMANY 2005 TURKEY 2007 HAWAI'I AMERICAN ELECTION BERITA CATATAN CHATROOM FROM THE CORNERS ISLAM MODERAT JALAN BARU KALABENDU MALAM JAHANAM ON TRIAL PRESS FREEDOM PUISI RELEASE REVIEW REVIEW ON BOOKS REVIEW ON MOVIES RUMAH KACA SOEHARTO CORNER SUKARNO CORNER TOKOH WAWANCARA YouTube!-
Love Stories
- Hidayatullah.Com Membajak “Daftar Dosa Vatikan”
- Tari Perut Kok di Padang Rumput (Bukan Tari Telanjang)
- Detik-detik Menjelang Kematian Bung Karno
- Catatan tentang Pelanggaran HAM oleh A.S.
- Masih Ada yang Percaya Barack Obama Orang Islam
- Foto-foto yang Menjawab Misteri di Ruang Operasi
- Mengapa Bung Karno Tak Mau Memukul Soeharto
- Amrozy Cs Boleh Mati, Tetapi Mereka Masih Meninggalkan Misteri
- Hikayat Tongkat Musa
- SMS Ulang Tahun yang Kecepatan Satu Hari
- Carut Marut Krisis Global 2008
- Si Djanggo Dibawa Hujan
-
Recent Comments
On-Line Friends
- A. Supardi
- Adhie Ken Zidane
- Agung Nugroho
- Agus Mupla Santoso
- Agusti Anwar dari LA
- Amerika Kampungan
- Anggara
- Asep Manusia Biasa
- Barry
- Bayu Wicaksono
- Bisaku
- Blog Indonesia
- Catra “RangMudo”
- Dedy Ardiansyah
- Djoko Edhi S. Abdurrahman
- Ega Vedder
- Eling Handayani
- Ibu Sekjen SIF-Ind Alumni
- Iman Brotoseno
- Iman Brotoseno (2)
- Indonesian Good News
- Iwan Jakartaku
- Jarar Siahaan (BatakNews)
- Journalist’s Adventure
- Kapas Merah
- Lt. Watada
- Machmud Mubarok
- Muhammad AS Hikam
- Muhsin Labib
- Musa Kazhim
- Ninik Wafiroh
- Nirwan Syahputra
- PJV
- PJV: Politisi-Musisi
- Pramoedya Ananta Toer
- Raihan Lubis
- Ratri Istania
- Reza
- Rindu
- Rizal Icenk Gra Sumbawa Corner
- Robert Manurung (Ayo Merdeka)
- Sabbah about Palestine
- Sri Megawati
- Tuah a.k.a. Hujan
- wa3ad.org
- Yayat R Cipasang
Webs
-
Meta
Archives
- December 2008 (7)
- November 2008 (65)
- October 2008 (65)
- September 2008 (47)
- August 2008 (27)
- July 2008 (12)
- June 2008 (37)
- May 2008 (46)
- April 2008 (71)
- March 2008 (90)
- February 2008 (109)
- January 2008 (36)
- December 2007 (19)
- November 2007 (36)
- October 2007 (31)
- September 2007 (44)
- August 2007 (27)
- July 2007 (28)
- June 2007 (6)
- May 2007 (13)
- April 2007 (10)
- March 2007 (11)
- February 2007 (7)
- January 2007 (11)
- December 2006 (6)
- November 2006 (10)
- October 2006 (8)
- September 2006 (27)
- August 2006 (19)
- July 2006 (11)
- June 2006 (7)
- May 2006 (7)
- April 2006 (11)
- March 2006 (9)
- February 2006 (17)
- December 2005 (4)
- November 2005 (2)
- July 2005 (4)
- June 2005 (2)
- May 2005 (8)
- April 2005 (3)
- March 2005 (5)
- February 2005 (2)
- January 2005 (4)
- October 2004 (7)
- August 2004 (1)
- July 2004 (1)
- April 2004 (1)
- March 2004 (1)
- February 2004 (1)
- December 2003 (1)
- June 2003 (4)
- April 2003 (8)
- March 2003 (17)
- February 2003 (17)
- November 2002 (1)
- November 2001 (19)
- October 2001 (11)
- September 2001 (1)
- June 2001 (5)
- May 2001 (17)
- April 2001 (7)























July 24, 2008 at 8:10 am
mas teguh, saya baiquni dari mizan. mas, kita kan lagi garap buku ibunya obama, ann dunham. tentu berkat jasa anda menghubungkan kami dg maya soetoro. gimana kalau anda bikin pengantar utk buku tsb? thanks in advance. email: ahmad.baiquni@gmail.com