Kecelakaan Adam Air Terkuak
Kompas – Cuaca buruk, kerusakan alat bantu navigasi internal reference system, atau IRS, dan kegagalan kinerja pilot, menjadi penyebab kecelakaan pesawat Adam Air DHI 574, Januari 2007 di perairan Majene Sulawesi Barat. Pesawat dengan rute Surabaya – Menado itu hancur berkeping-keping di perairan Majene.Pilot, ko pilot, empat awak kabin, dan 96 penumpang pesawat Adam Air itu hingga kini tidak satu pun ditemukan jenazahnya.
Pemaparan penyebab jatuhnya pesawat itu disampaikan dari hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), terhadap kotak hitam Boeing 737-400 milik Adam Air, di Jakarta, Selasa (25/3).
Ketua KNKT Tatang Kurniadi, menuturkan, situasi dimulai dari cuaca buruk dan kerusakan alat bantu navigasi IRS, yang berfungsi menentukan kecepatan dan posisi pesawat.
Kerusakan IRS membuat Captain Pilot Refri A Widodo, dan kopilot Yoga, memusatkan perhatian memperbaikinya. Mengabaikan instrumen lain.
”Dalam prosedur umum, apabila terjadi kerusakan IRS, cukup satu pilot yang menangani kerusakan itu,” kata Tatang.
Penanganan terhadap IRS tidak mengacu pada pedoman panduan, yaitu mengubah posisi tombol navigasi ke attitude. Akibatnya, autopilot pesawat yang membantu penerbangan secara otomatis tidak berfungsi. Pesawat perlahan-lahan miring ke kanan.
Dalam kondisi itu, pilot dan kopilot mengalami disorientasi spasil, tidak menyadari kemiringan pesawat. Sewaktu kemiringan 35 derajat, ada alarm peringatan. Upaya mengatasi kemiringan dilakukan ketika kemiringan pesawat 60 derajat, dengan menggulingkan (roll) pesawat ke arah berlawanan.
Akibat disorientasi spasial, pilot ragu melakukan roll silang, dan kembali mengarahkan pesawat ke kanan. Kemiringan pesawat mencapai 100 derajat, dan posisinya menunduk 60 derajat.
Human Factor Investigator KNKT Herman Mulyadi mengatakan, ”Disorientasi spasial bisa dialami semua pilot, dengan jam terbang tinggi sekalipun.”
Pesawat meluncur sangat kencang dengan kecepatan Mach 0,926, setara 1.100 kilometer per jam. Padahal kecepatan normal Mach 0,82. Akibatnya, pesawat tidak mampu lagi dikendalikan, dan terjadi kerusakan struktural, bagian ekor pesawat patah.
Pesawat pun jatuh ke laut. “Pesawat hancur dalam serpihan-serpihan kecil,” kata Tatang.
Penyelidikan KNKT menemukan, gangguan IRS di pesawat Adam Air DHI 574 mencapai 154, pada Oktober – Desember 2006.
Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal menyatakan, temuan itu mengindikasikan maskapai penerbangan tidak melakukan perawatan pesawat secara layak.
Untuk itu, akan dilakukan pengawasan rutin kelayakan komponen pesawat setiap tiga bulan. “Jika kerusakan berulang dan keselamatan penerbangan menjadi terancam, kami dapat mencabut izin operasi maskapai itu,” kata Jusman.
Selain itu, awak pesawat dari seluruh maskapai penerbangan, akan dilatih menghadapi situasi darurat penerbangan.(lkt)
March 27, 2008 at 9:06 pm
[...] pesawat itu jangan sering di emut`i biar gak sering kecelakaan. Sekali kali di cek jangan tunggu si Adam nyemplung ke Air baru ada acara resmi sana sini alias cari [...]
August 1, 2008 at 4:09 pm
alah…gara” adam air..saodara saiia gag d temukan…aq sangat sedih..T_T..lom lagi dd qu yang msh ber umur 5 tahun 4 bln..T__T..arya..abang kangen T_T
August 2, 2008 at 6:32 am
ada rekamannya di milis miils, serta sudah muncul di TV. entah benar atau tidak, yang jelas mengerikan sekali…Allahu Akbar
August 2, 2008 at 2:16 pm
… kurang begitu ngerti soal penerbangan! dari kisah suaranya bener2 mengerikan!!!
August 5, 2008 at 8:12 am
Awalnya sebenarnya adalah terletak pada ahlak, mental, dan moral manusia-manusia Indonesia yang selalu menganggap remeh dan tidak pernah peduli atas hal-hal yang berkaitan dengan Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan, dan Kesehatan dalam berbagai bidang di Negara ini. Sehingga berbagai musibah terus dan akan terus berlangsung.
February 11, 2009 at 1:38 pm
kurang gambar
March 22, 2009 at 4:21 pm
kotak hitam terlalu di rahasiakan…
dan yang itu menjadi tanda-tanya
skali-kali terbuka kek ama masyarakat!!!
susah amat…
July 15, 2009 at 1:17 pm
mungkin perlu diperbaiki lg kualitas dr pilot atau kapilot itu sndiri………
January 5, 2010 at 10:10 pm
kurang mengena!
February 10, 2012 at 10:59 pm
ngawur … goblog ….
May 16, 2012 at 8:52 am
ini karena “senior management”, jd yg senior hny perintah2, dan ia hanya MENGAWASI pekerjaan anak buah, tp ia sendiri tidak bekerja. hal yg sgt umum terjadi pd saat sang senior merasa memp anak buah, terutama terjadi pada kelompok kerja kecil (2-4 org). “senior management” menurunkan performance 50%, dan dlm kasus Adam menurunkan performance mjd NOL krn mereka di udara.
Bila mau membenahi kondisi ‘senior mngmt” di perush anda, contact me.. 0812 9628772
May 20, 2012 at 11:18 am
wah ngeri juga y’ pengalaman saya gan’ setelah Adam Air kecelakaan 2 kali saya naik si doi ada perasaan was-was juga sih.. tapi masih aman. dan ahirnya Adam di tarik dairi peredaran