Oleh: Harsutejo
GERWANI
Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) didirikan pada 1954, sedang cikal bakalnya sudah berdiri pada 1950. Organisasi ini sangat aktif sampai tragedi 1965, terutama di kalangan rakyat kecil dari perkotaan sampai pedesaan. Para pemimpin Gerwani terdiri dari kaum intelektual cerdik pandai maupun kaum aktivis buruh dan tani. Mereka telah menghimpun kaum perempuan untuk berjuang bersama kaum laki-laki merebut hak-hak sosial politiknya.
Di bidang pendidikan mereka telah mendirikan sekolah Taman Kanak-kanak, utamanya untuk kalangan tak berpunya dengan bayaran kecil maupun gratis di seluruh pelosok negeri. Gerakan ini juga giat mendirikan tempat penitipan anak-anak bagi ibu pekerja dengan bayaran ringan maupun gratis. Gerwani merupakan organisasi kaum perempuan paling luas menjangkau seluruh pelosok Jawa khususnya. Mereka memberikan pendidikin kesadaran akan hak-hak perempuan termasuk hak-hak politik dan kesadaran politik. Mereka aktif juga dalam kesenian, kursus masak-memasak, pemeliharaan bayi dan anak, kesehatan perempuan dan anak-anak. Pendeknya organisasi ini telah melakukan pemberdayaan perempuan di seluruh kalangan, utamanya kaum buruh dan tani serta kaum pinggiran, sesuai dengan cita-cita Ibu Kartini. Gerwani ini pula yang menjadi primadona sasaran fitnah keji rezim militer Orba dengan segala macam dongeng horornya. (Lihat Lubang Buaya).
Pertama-tama propaganda hitam Orba pada 1965 dimulai dengan menyerang Gerwani habis-habisan sebagai bagian dari serangan terhadap PKI. Rusaknya nama dan porak porandanya organisasi perempuan ini berarti rusak dan lumpuhnya separo organisasi kiri Indonesia. Setelah itu dilakukan serangan fisik terhadap PKI dan seluruh organnya sebagai bagian penumpasan lebih lanjut pada 1965/1966. Tidak aneh jika kekejaman terhadap tapol perempuan anggota Gerwani maupun yang didakwa Gerwani dilakukan dengan amat kejamnya, sering lebih mengerikan karena harkat perempuannya. Seperti disebutkan dalam studi Dr Saskia Eleonora Wieringa, mungkin tak ada rekayasa lebih berhasil untuk menanamkan kebencian masyarakat daripada pencitraan Gerwani sebagai gerakan perempuan kiri yang dimanipulasi sebagai “pelacur bejat moral”. Kampanye ini benar-benar efektif dengan memasuki dimensi moral religiositas manusia Jawa, khususnya kaum adat dan agama.
Kaum perempuan tidak hanya mengalami penderitaan karena diciduk, ditahan, dipenjarakan, dibuang, disiksa, tetapi juga ditelanjangi dan diperkosa bergiliran dan dilecehkan martabat kemanusiaannya, dihancurkan rumahtangganya, pendeknya mereka mengalami penderitaan luar biasa lahir dan batin. Perkosaan telah menjadi kecenderungan umum para petugas keamanan ketika berhadapan dengan tapol perempuan. Sering pelecehan seksual dan perkosaan terhadap tapol perempuan menyebabkan kehamilan dan yang bersangkutan melahirkan di tempat tahanan.
Penderitaan itu menjadi lebih lengkap lagi karena mereka melihat kehancuran keluarga dan nasib anak-anaknya, terpisah-pisah di tempat yang berbeda-beda dengan kondisi terpuruk yang berbeda-beda pula dengan perlakuan buruk negara dan masyarakat yang diprovokasi. Tak jarang para ibu ini telah kehilangan jejak anak-anaknya selama bertahun-tahun setelah dibebaskan dari penjara, bahkan sebagian sampai saat ini. Tak jarang pula setelah orangtua mereka dibebaskan, anak-anak yang berkumpul kembali dengan orangtuanya, terutama dengan ibunya, anak-anak memusuhi dirinya karena merasa menjadi korban perbuatan ibunya, suatu penilaian amat tidak adil. Itulah salah satu buah indoktrinasi menyesatkan rezim Orba selama bertahun-tahun yang sangat merusak.
Suami seorang perempuan kembang desa di Purwodadi yang anggota BTI ditangkap pada November 1965, kemudian dibuang ke Pulau Buru. Setiap malam sang isteri kembang desa ini digilir diperkosa oleh pamong desa setempat, tentara, pentolan ormas agama dan nasionalis. Bahkan suatu kali datang seorang tokoh penjagal kaum komunis yang ketika malam datang menidurinya dengan pakaian berlumuran darah dan kelewang yang besimbah darah pula. Ini bukan dongeng horor model Lubang Buaya, tetapi sejarah horor, sejarah hitam legam kaum militer Orba sebagai panutannya yang telah menciptakan kondisi dan konsep kebuasan tersebut. (Baca buku John Roosa cs [ed], Tahun yang Tak Pernah Berakhir, Elsam, Jakarta, 2004).
Sungguh nama baik Gerwani yang telah mengabdikan dirinya untuk Ibu Pertiwi dan rakyat kecil umumnya itu, sebagai kelanjutan cita-cita Ibu Kartini telah dinodai dan dirusak habis-habisan dengan fitnah jahat tiada tara. Dengan upaya bersama semua pihak yang peduli, terlebih lagi kaum sejarawan dan aktivis perempuan, hari depan negeri ini akan memberikan tempat yang layak bagi Gerwani dalam sejarah bangsa.















sugiman
December 28, 2007
apapun upaya pembongkaran “fakta” yang dilakukan, sejarah tidak akan berubah. hanya saja, kesadaran untuk memandang lebih bijak pada apa yang terjadi pada waktu itu dan waktu sekarang perlu untuk ditumbuhkan dengan menampilkan sisi lain dari apa yang telah kita pahami sebagai kebenaran.
saya lihat ada sebuah buku baru tentang Gerwani terbitan sarasvati jogjakarta. jika hendak membuka kesadaran pandang sebagaimana saya utarakan di atas, silakan baca. ini bukan pomosi (saya bukan bagian apapun dari penerbit itu, kecuali saya sebagai teman dari direkturnya yang kebetulan tertarik dengan topik seputar indonesia 65).
Daffa
February 27, 2008
HAM waktu itu belum berlaku..sudah rahasia umum itu terjadi jd banyaklah bertobat dari kelakuan yg keji dahulu wahai aparat yg merasa PAKAI
tanmalaka
January 22, 2010
emg perlu yah HAM? Org2 islam dari +1400an thn yg lalu ga pke kta HAM utk memuliakan wanita,tp liat betapa di hargainya wanita dengan AKHLAK.. peace
negara yg mengagung2kan HAM mengapa mnjadi negara yg plg melanggar HAM?? hehe…
memang conspiracy negara ini menjadi conspiracy busuk semasa jabatan ‘cing Ato’. Arah intelejen ke-barat2an (ingat2 lg smua agen dikirim ke afganistan yg notabene slh satu tmpt konsentrasi CIA di Asia). Militer-pun militer warisan KNIL..wajar mereka menjadi berdagang dan ga ada rasa kebangsaannya. tentara campur pedagang???
teguhtimur
February 27, 2008
@daffa
terimakasih atas komentar-komentarnya… terimakasih sudah mampir..
K
March 18, 2008
Wew!! emang keji bgt perbuatan manusia biadab itu. K sebagai kaum perempuan merasa sangat prihatin. tapi alhamdulillah tulisan ini dapat menjadi reverensi K dalam memperdalam pengetahuan sejarah Gerwani. K akan memperjuangkan kaum wanita. BRAVO JAS MERAH
teuku mustafa
August 31, 2008
semenjak membaca “suara perempuan korban tragedi ’65 ” ita f nadia saya baru sadar betapa kejam nya tentara…dan ORBA umum nya,buku ini saya baca ber ulang2 kepingin rasa nya saya bertemu dan memberi sekadar bantuan pada ibu2 itu atau keluarga nya yg masih dalam ke susahan sebenar nya sih dari kisah teman2 dari aceh ,memang saya sudah tau betapa kejam nya tentara2 /herder2 biadab itu saat pembasmian GAM..tapi tak menyangka kalau herder2 itu mampu melakukan pada perempuan yg lemah ,padahal toh ibu nya kan perempuan juga…..sekalian,tolong di beri tahu tahu alamat2 untuk menyalur kan sumbangan sekadar nya tanda turut prihatin
teuku mustafa
Villa No 330 RasGas Housing,Al-khor
State of Qatar,Doha
PO Box.22166
hilya
August 16, 2009
siapapun yang menjadi korban `65 merupakan tumbal. jika “kita tidak berbuat salah dan divonis berbuat salah” bagimana rasanya?sakit bukan?…apalagi mereka yang “dicap bersalah”…..mari ingatan individu dibangun kembali kemudian menjadi ingatan kolektif…dan semoga menjadi ingatan bangsa…..
putra indonesia
October 3, 2011
menurutku soeharto memang dalangnya tragedi G30s pki, tapi aku ingin tau, karna cuma satu misteri yang belum terpecahkan, ini menyangkut kepada jendral nasution.. karna tragedi diwaktu pembunuhan ketujuh jendral, cuma jendral nasution yg selamat.. saya tau diwaktu pasukan cakrabirawa menembak nasution terkena kakinya, lalu nasution melompat tembok dirumahnya melarikan diri. dan anaknya ade irma suryani terkena tembakan jga waktu itu. tpi yang aku ingin tanyakan!! 1.kenapa jend.nasution diselamatkan pasukan kosrad dari persembunyiannya dan dibawa ketempat yg lebih aman dari pki.. karna yang aku tau pasukan kosrad waktu itu dipimpin oleh soeharto. kalau dia mau membunuh nasution, dia bisa menyuruh pasukan pribadinya untuk membunuh jendral nasution waktu itu. karna yg menjaga nasution waktu itu adalah pasukan kosrad dikomandokan soeharto. 2.kenapa tahun 1997 hari ABRI jendral nasution dilantik soeharto menjadi jendral besar, yaitu jendral bintang lima yang setara dengannya.
jeni
November 30, 2009
tidak semua anggota gerwani terlibat dlm kekejaman tsbt dan ada banyak orang yg sekedar terbuai iming pki yg menjadi korban
Andika hasrimaidal
November 30, 2009
Apapun kata orang.Gerwani tetaplah organisasi komunis.Ideologi yang tidak pantas untuk negeri ini.Harus diingat peristiwa yang sadis yg dilakukan komunis?Peristiwa bandar betsi?Kepala peltu soedjono dicangkul?Komunis adlh idiologis paling biadab.Hati2lah pada neo komunis!
hadiah
February 28, 2010
Sdr Andika Yth. Apakah ada familie/saudara yang dibunuh oleh orang komunis ? Ataukah sdr Andika melihat sendiri bagaiman peltu soejono dicangkul kepalanya oleh orang2 komunis.? Saya chawatir kalau saudara atau saya hanya mendengar atau membaca di koran/atau majalah.Sampai achirnya kita anti sama komunis. Tapi th 1965/1966 adalah ceritra/kejadian lain adanya.Saya bukan orang komunis, tapi saya tahu bagaimana orang2 jawa yang bekerja di perkebunan dihabisin oleh2 orang2 yang ganas dimana waktu itu di Ind ada genoside. Dan korbannya adalah orang2 komunis. Mereka menyerahkan diri, mereka kita giring ke penjara2, dan setiap malam kita bunuhin di pinggir kali, atau di kebun2. Malah menurut pengertian jihat ( saya sendiri muslim) kita harus ber hadap2an perang.Dlm hal ini kita sudah menang, karena mereka menyerah saja. Malah ada dua bersaudara, kakaknya (seorang pemuda rakyat) menyerah dipangku oleh adiknya(seorang ansor ) untuk lehernya disembelih . Ini adalah kejadian betul2 terjadi.Oleh karena itu saya sangat saluut/ respect kpd Gus Dur yang menyatakan bhw jangan bangga sebagai orang muslim membunuhin orang2 komunis yang tidak bersalah.Beliau achirnya minta maaf kpd mereka/golongan yang disunamikan. Sebetulnya saya banyak ceritera/melihat sendiri, bagaimana penderitaan mereka yang disebut golongan komunis di indonesia pada waktu itu.Lebih kurang tiga juta komunis/sukarnois yang tergilas oleh revolusie.Ini semua karena kehebatan cia/amerika bagaimana caranya menghancurkan komunis di Ind tanpa ada satu serdadu amerika terbunuh, tanpa ada satu bom napalm yang jatuh di Ind, tanpa ada satu letupan senjata amerika di Ind. Lain halnya amerika menghadapin vietnam.Kita harus terima kasih kepada pak Harto, dng bisa menghancurkan ideologie/ jasad komunis, sekaligus diaminin dan direstuin oleh amerika..
suhartoBLOWJOB
June 8, 2010
UHUM… WHAT SOEHARTO DID ON OCTOBER 1965 WAS NOT REVOLUTION IT WAS PURE MILITARY COUP D’ETAT PERIOD !
suhartoBLOWJOB
June 8, 2010
LOOOL…. I PREFER FOR BEWARE OF FUCKIN’ NEO “ORDE BARU” !!!! U CAN KISS SOEHARTO’S CORPSE ASS BITCH !!!
putra indonesia
October 3, 2011
gerwani adalah wanita yg betul-betul terlibat tragedi penyiksaan para jendral revolusi kita, mereka senang sekali juga menari ikut memukul dan menghantam para jendral revolusi kita, bersama pasukan cakrabirawa yang keji terus menganiaya jendral dan membunuh dan dimasukkan ke lubang buaya, atau sumur tua.
hadiahnederland
October 5, 2011
Begitulah kalau otak kita sudah kemasukkan oleh mesin propaganda.General2 kita disilet kemaluannya,gerwani sambil menari nari dng telanjang , ini dan itu yang penting tetap mendiskreditkan gerwani. Padahal hal itu tidak terjadi, yng sebenarnya terjadi adalah orang2 gerwani dan organisasie lainnya melakukan latihan perang untuk menghadapi malaysia.
Itu menurut kesaksian2 yng sudah teruji kebenarannya dan masuk akal.Memang propaganda2 itu permainan politik agar kita akan selamanya benci, senang . Yng jelas dng terbunuhnya 7 general2 kita itu, mereka ( komunis/sukarnois dan pengikut2nya diam ditempat ) menurut aidit kejadian itu adalah intern angkatan darat.Tapi aidit lupa bhw ada sebagian pengikutnya ( militer2 yang avanturis ) tersangkut didalam pembunuhan/penculikan itu.Bukan organisasie politiknya. Andaikan komunis/sukarnois mengadakan revolusie seperti yang diharapkan mereka, di iindonesia terjadi pertumpahan darah yang luar biasa.Tapi untuk apa revolusie sukarno presidentnya . menurut orang2 kiri, suharto itu adlah teman kita, tapi yang membunuh kita. Kesimpulnnya suharto lebih revolusioner ketimbang aidit atau sukarno yang meng-gembor2kan revolusie itu.
Eromiko
December 7, 2009
Apakah ada buku-buku lainnya yang bercerita ttg perlakuan yang tidak manusiawi terhadap TAPOL wanita (eks GERWANI) yang telah dilakukan oleh TNI pada waktu itu, selain buku “suara perempuan korban tragedi ‘65 ” tulisan dari ita f nadia? Bila ada, mohon referensinya… Terima-kasih.
astridreza
February 26, 2010
buku paling lengkap oleh saskia wieringa, bisa didownload pdfnya: http://www.syarikat.org/download/KuntilanakWangiSaskia.pdf
ada satu lagi, cukup tebal “penghancuran pergerakan perempuan di indonesia” oleh penulis yang sama.
referensi yg lain bisa dibaca: the indonesian killings 1965 – 1966 – pembantaian pki di jawa dan bali – robert cribbs.
kadang saya sering berhenti, ketika membaca, karena harus menguatkan diri pada bab-bab tertentu yang kekejamannya saya kira tidak pernah dapat dilakukan oleh manusia.
enno
June 4, 2010
G 30S/PKI,,,banttai ajjah
suhartoBLOWJOB
June 8, 2010
ELO+KELUARGA TUH YANG BAKAL DIBANTAI…. (AMA FPI,MMI,HTI)…KALO UDAH KEJADIAN BARU MEWEK DAH….YOU DAMN ORBA’S WHORE !!!!
hadiahnederland
June 15, 2010
Sdr Enno yth,
Apa ada saudara atau famillie yang dibantai oleh orang komunis. ?
Kok kebencian/antipatie thd mereka yang menjadi tumbal negara Ind sampai harga mati. Bukankah yang membunuh general2 kita waktu itu adalah tentara juga ?
Kata bantai itu sepertinya nyawa orang dibuat permainan.
Padahal kalau kita masih sebagai manusia, membantai sesama umat manusia adalah berdosa. Dilihat dari kacamata hukum apapun . Kalau engkau diperlakukan dng kebiadaban, jangan dibalas dng kebiadaban tapi balaslah dng keadilan.
alhabib umar bin gople alhadad citeureub
July 23, 2010
sesungguhnya darah pki itu halal diminum dan wajib dibasmi seperti basmi tikus yang sumber penyakit.yang mo debat nih nr gua:021-97902688.umar gople pemberantas pki dan simpatisannya
L.K
September 16, 2011
wakakaka, serem amit gan, kenape nga kasih alamat rumah aje gan, biar abis debat bisa bunuh-bunuhan.
alhabib umar bin gople alhadad citeureub
July 23, 2010
sesungguhnya darah pki itu halal diminum dan wajib dibasmi seperti basmi tikus yang sumber penyakit.yang mo debat nih nr gua:021-87902688.umar gople pemberantas pki dan simpatisannya
jibril
July 28, 2010
Asslamualaikum,..kpd yg terhormat habib umar, anda jangan menyebarkan rasa kebencian karena bkn saudara saja yg muslim ttpi cara pandang saudara yg tidak ada di hadis dan ayatnya di alquran,anda perdalam lagi belajar kitab kuningnya. karena membunuh itu hukumnya dosa besar baik membnh komunis atau bkan komunis.jangn keseret ke lngkaran politik,krn politik itu kjam.Fitnah lbh kjam dari pmbnhan. jadi lbh baik diam dari pd bicara yg tdk ada pegangan alqran dan hadisnya.jangn menghukum sesama manusia karena itu adalah cri2 orang yg sombong.
hadiah
July 30, 2010
Inilah yang saya anggap kehebatan orde baru untuk menggiring orang/kita untuk anti komunis/sukarnois.Dng pernyataan Tuan Alhabib Umar itu jelas
bertolak belakang dng pandangan Nabi Muhamad SAW, dimana beliau menolong anak2 yatim/piatu, bukannya malah kita membuat anak2 itu menjadi yatim/piatu karena orang tuanya komunis/sukarnois yang harus kita sembelehin. Benarkah mereka orang2 komunis/sukarnois itu menyerang islam,tidak.Justru mereka yang solider dng Palestina yang tertindas itu.Justru mereka yang anti kapitalis, anti imperialis dan anti kolonialis sejak dulu kala. Empat puluh lima tahun yang lalu, yang membunuh jendral2 kita adalah tentara.Orang2 komunis/sukarnois hanya jadi tumbalnya,mereka semua menyerah tidak ada perlawanan, Mereka tidak mengerti sama sekali/ yang ada hanyalah kebodohan belaka. Masya Allah. Ampunilah ya Tuhan kita tidak mengerti apa yang kita ucapkan dan kerjakan.
edu purba
July 30, 2010
pki itu kejam makanya didunia ini sudah dihapuskan.maka jangan coba2 hidupkan pki baru di indonesia ini.banyak cara yang dibuat menumbuhkan ideologi komunis secara terselubung dengan memutar balikkan fakta kepada generasi muda.Negara komunis aja sudah pada hancur akibat jeleknya pemerintahan komunis terhadap rakyatnya….go to hell comunist…….
hadiahnederland
November 26, 2010
Kita sama sekali tidak memutar balik kan fakta. Faktanya kita lebih kejam dari komunis itu sendiri. Betapa tidak, jendral2 kita dibunuh oleh tentara 2 dikomandoi oleh Letkol Untung komandan cakrabirawa/pengawal nya Soekarno. Akibat dari itu kita marah orang2 kampung/di jawa/bali yang kita sebut komunis kita jemput dibawa ke penjara, dng tujuan diamankan. Kalau malam kita bon dibawa ke kali2 , kita sembelehin.Mereka tanpa ada perlawanan sama sekali. Tidak hanya bapak, isteri, anak yang menyerah lehernya dikasihkan begitu saja kepada kita. bangga kah kita dng kemenangan itu, Andaikan waktu itu disebut perang sahid, maka se mestinya kita ber hadap2an. Ini tidak . Hanya untuk kepentingan Amerika. Banggakah kita sebagai bangsa Indonesia menghancurkan bangsanya sendiri demi bangsa lain?.Tidak ada satu serdadu amerika yang terbunuh, tidak ada satu bom napalm jatuh seperti di Vitnam, Oleh nkarena itu kita harus berterima kasih kpd Pak Harto. Belum puaskah kita sebagai manusia setelah menghancurkan/membinasakan orang2 yang kita sebut komunis , se hingga anak2 nya yang tidak berdosa itu harus kita kejar2 lagi kita gebugin, kita pukulin, kita awasin, tidak boleh ini dan itu. Dosa apa mereka itu ?. Sampai kapan mereka harus menanggungnya, padahal mereka tidak mengerti apa itu komunis ? Karena kita takut akan bahaya latent komunis ? Bukankah kita ini sebetulnya adalah the beste psychopaat ?.Kalau hati dan mentaal kita terus sebagai sandera ,komunisto phobie kata Sukarno ini.Di tahun 1965 yang misterius itu, dimana 7 jendral kita terbunuh dan lebih kurang 3 juta manusia yang tidak tahu apa2, sebagai tumbal negara.Dan memang ada genoside di Indonesia waktu itu. MasjaAllah. Mudah2 an Allah akan selalu menunjukkan kepada kita bagaimana seharusnya kita sebagai manusia yang beradab yang tidak selalu diilhami oleh syaitan dan iblis .Amin
hadiah
July 30, 2010
Ya jelas , kita sendiri tidak mau menjadi komunis, atau menghidupkan komunis.Sama sekali tidak.. Mereka berseberangan dng kita, ttg ideologienya. Lihat saja itu korut,cuba dlsb, yang ada hanya penderitaan dan penderitaan,paksaan dan kekerasan.Kita sebagai orang yang beriman, dimana
kita mengedepankan cinta kasih terhadap sesama, nabi Muhamad SAW sebagai keblat kita .Hanya satu hal yang harus kita sesalkan, yaitu cara untuk
menanggulangi komunis yaitu kita sebagai manusia menghilangkannya mereka lebih kejam dari komunis itu sendiri. Kita dahulu menghakimi mereka tidak dng kemanusiaan, tetapi dng kebiadapan. Dimana ada keadilan untuk manusia ?Masya Allah.
andika hasrimaidal
September 6, 2010
hmm saudari hadiah, memang pada saat ini tidak ada yang membenarkan tindakan yang telah dilakukan oleh orba. Saya rasa tindakan orba itu tepat. Jika anjing2 komunis dibiarkan, maka dapat dipastikan akan terjadi hal yg lebh gila lagi. Orang2 bnyak yang mengatakan kalo orba melanggar HAM dg membantai antek2 komunis. Nah lihat lah kebelakang dahulu, pada peristiwa madiun, betapa bnyak manusia yg tdk bersalah dibantai. Seterusnya liat pula aksi sepihak yg dilakukan oleh pki sblum g30s/pki meletus. Apakah tindakan pki it tdk melanggar HAM??
navi
September 27, 2010
inilah hebatnya suharto……..sampe hari ini masih banyak orang goblok yang percaya dengan suharto.
suharto sudah membumngkam sejarah selama 32 tahun, sampe hari ini masih banyak orang indonesia yang termakan taktik kotor suharto.
kejadian seperti ini sering terjadi di luar negeri…..akhirnya sejarah yang mengungkapkan kebenarannya……..
mau tau kenapa freeport lepas dari indonesia dan di kuasai USA….karena suharto utang budi pada USA dengan menjual freeport……..suharto itu budak amerika……amerika menghancurkan semua negara muslim dengan alsan teroris, menghancurkan asia dngan alasan komunis…
apakah anda yang masih cinta orba sama gobloknya dengan yang menuduh PKI?………………kalo masih goblok jangan koment dulu………….suharto biang kejadian berdarah , pemberontak berdarah, penghencur gerwani, PKI, dan suharto pantas masuk neraka
Hendra Rayana
September 27, 2010
Soeharto selaku otak pembantaian 3 juta manusia Indonesia plus algojo-algojo nya seharusnya dari dulu di-adili dan dihukum mati. Bunuh satu orang saja bisa di-hukum mati, apalagi bunuh 3 juta orang (kata Sarwo Edhie – Sang Algojo).
navi
September 27, 2010
inilah hebatnya suharto……..sampe hari ini masih banyak orang goblok yang percaya dengan suharto.
suharto sudah membumngkam sejarah selama 32 tahun, sampe hari ini masih banyak orang indonesia yang termakan taktik kotor suharto.
kejadian seperti ini sering terjadi di luar negeri…..akhirnya sejarah yang mengungkapkan kebenarannya……..
mau tau kenapa freeport lepas dari indonesia dan di kuasai USA….karena suharto utang budi pada USA dengan menjual freeport……..suharto itu budak amerika……amerika menghancurkan semua negara muslim dengan alsan teroris, menghancurkan asia dngan alasan komunis…
apakah anda yang masih cinta orba sama gobloknya dengan yang menuduh PKI?………………kalo masih goblok jangan koment dulu………….suharto biang kejadian berdarah , pemberontak berdarah, penghencur gerwani, PKI, dan suharto pantas masuk neraka
alhabib umar bin gople alhadad citeureub
October 1, 2010
buat yang bawa bawa nabi muhamad saw. untuk pembenaran atheis,pki dan antek anteknya.jangan jadikan nabimuhamad saw.tameng komunis atheis pki.ingat pejagalan umat islam dimadiun thn 1948.ingat menuruh komunis agama itu adalah narkoba.komunis telah berbuat salah dengan persengkongkolan antara aidit (pki),syam kamaruzaman(pki),serta pemuda rakyat(pki),gerwani.(pki).letkol untung(pki),kol,latef,brigjen suparjo,dibantu letkol heru atmodjo.(auri/pki).mereka membunuh jendral jendral perwira serta tantama serta anak anak(a/l.ade irma nasution).mencoba melukai dan mencoba membunuh jendral besar ah.nasution.
allah telah membuat pki.jadi goblog.kalah dan terkutuk 7 turunan.atas kehendak allah dan rasulnya kaum atheis komunis jadi hina,gulung tikar.semua atas kehendak allah.
buat yang bawa bawa nabi muhamad saw.jadi pelindung atheis komunis.sungguh keblinger.mencoba memperalatat nabi muhamad saw.seolah nabi muhamad membenarkan ajaran murtad atheis pki.?!.sungguh tidak tau malu.ganyang pki.7 turunan!!!
white
October 2, 2010
semua itu berdasarkn sebab akibat, kenapa pki di bantai karena sblmnya mereka jg melakukan pembantaian. dan untunglah pki tdk jadi berkembng di ind, krn akan trjadi hal yg lbh mengerikan!yg pasti jgn ada komunis lg di negeri ini!!!!so skarang kt tak perlu meributkn apa yg sdh trjadi krn yg trjadi memanglah takdir untuk perjalanan negeri ini. dan skarang lbh baik kta berpikir bgaimana negara ini mnjadi lbh baik dari pada kt berdebt ga karuan memperdebatkan yg sdh terjadi,
ali
October 3, 2010
kebenaran ap yg bs membenarkan PKi itu bnra sprt yg di bilang sdr HADIAH??
dari segi mn ediologi PKI itu bnr mnrt agam isalm??
bnr adnya PKI itu mst d LENYAPKAN!!!!
SOHARTO….
DALANG ato PENUMPAS PKI???
hadiah
November 27, 2010
Saya sama sekali tidak membenarkan pki. Pemimpinnya yang keblinger, berpetualang, mengorbankan anggota2nya jadi tumbal negara Ind begitu saja.Yang terbunuh, tersiksa ,terampas hak2nya sebagai penduduk ind , penderitaan yang dialami oleh keluarga mereka yang ditinggalkan, ( Saya kira penderitaan lahir dan batin mereka adalah paling menderita di bumi ini ). Padahal mereka sama sekali tidak mengerti apa yng dikerjakan oleh tentara dibawah Letkol Untung membunuh general2 kita itu. Lebih kurang dari tiga juta orang yang kita habisin dahulu itu, mereka tidak siap, tidak mengerti apa itu dewan revolusie, apa itu coup de tat. Malah mungkin pemimpin pki ( mereka ) tidak mengira sampai jutaan yang anggautanya yang menjadi korban. Itu karena kebodohan pemimpinya.Sekali lagi saya tidak membenarkan pki, justru saya mengutuk terhadap pembunuhan general2 kita yang baik itu. Ynag masih menjadi tanda tanya saya, siapa yang mempunyai scenario untuk menjatuhkan sukarno yang anti penjajah, anti imperialis, anti kolonialis itu. Hanya dalam waktu singkat komunis yang berlagak mempunya anggauta jutaan itu dan orang sukarnois hanya mlongo, bengong,menyerah begitu sadja kita sembelihin, tanpa perlawanan sedikitpun.Ya Allah ampunilah kami atas perbuatan kami yang tidak gentlemen itu.Saya sendiri anti pki, berseberangan dng prinsip kehidupan saya, tapi saya tidak membenarkan menghilangkan nyawa mereka yang tidak bersalah.
putra indonesia
October 3, 2011
saya tidak memihak pada soeharto atau orde baru, ingat!! tragedi 65 itu masa lalu dan mengambarkan pada kita juga, mana yg baik maupun yg buruk perlakuan/politik atau pemimpin itu adalah tuhan yg ngatur. lihat aja kekuasaan seperti partai nazi atau komunisme mereka tidak akan tahan lama jalannya pasti hancur, dan menjadi masa silam.. karna apa!, kalau seandainya mereka terus berkuasa apa jadinya bangsa didunia ini atau dinegara kita, pasti berkuasanya kebebasan rezim dan zionisme, karna itu allah swt tidak menghendaki pemimpin yg bersimbol kekuasaan rezim dan zionisme..
hapsah
November 9, 2010
Ternyata masih banyak orang-oang yang mau membangkitkan bahaya latin di negeri ini, mungkin…termasuk penulis blog ini (maaf). Ingat sejarah terkadang dibuat menurut versi kepentingannya, makanya jika kita sebagai Muslim kebenaran idelogi jangan liat sejarah tapi lihat Qur’an dan Hadits, jangan sampai komunis (atheis) dibenarkan karena pada faktanya komunis itu anti Tuhan, agama itu candu yang akan menghambat segala urusan kehidupan, oleh karena itu siapa yang memiliki keyakinan akan tuhan maka akan dibunuh seperti halnya zaman Fir’aun. Kok Islam jadi campur-campur gak konsekuen amat sie ni orang.
Wahyu
December 8, 2010
SETUJU BUAT SAUDARA/I… KITA HARUS PUNYA KOMITMEN DAN KONSEKUEN..
Mohammad Ibnu
November 24, 2010
Prok..prok..prok..hebat banget skenario CIA-Soeharto, sampai detik ini ternyata masih banyak orang yang membela dirinya, membela kekejaman yang jelas2 biadab, mengagung agungkan militer, membenarkan pembunuhan, membunuh dengan mengatasnamakan agama, membunuh dengan mengatasnamakan Allohu Akbar, memperkosa orang dan menghalalkannya-dan menghujat mereka sebagai Atheis,…bayangkan jika, anak perempuan anda, ibu anda, kakak perempuan anda, nenek putri anda,..mereka semua adalah orang yang cerdas, kritis, dan memperjuangkan kepentingan rakyat,..tiba-tiba dicap sebagai orang yang Atheis, tak bertuhan, pelacur,…dan diperkosa beramai-ramai bergiliran, dan ditertawakan…hmmm..masih panjang sekali pelurusan sejarah itu..Astaghfirulloh..
insanbelumbener
December 7, 2010
yang salah bukan ideologinya, yang salah adalah manusia manusia yang mengusung ideologi tersebut, saya benci dengan pki dengan kebiadaban yang dilakukan nya dan juga saya benci dengan antek antek soeharto juga orang orang islam serta lain lainnya yang melakukan kebiadaban yang sama atau bahkan lebih kejam dari yang pki lakukan.. jangan pula mengatakan komunis itu tidak baik, kita lihat china dapat menjadi negara maju walaupun berideologi komunis, dan lihat kita yang mengaku negara yang beragama malah selalu jalan di tempat dikarenakan aparat pemerintahnya yang gila korupsi.. jadi bukan soal ideologi, tapi sifat dasar orang orang yang memiliki ideologi tersebut..
ajengan
April 6, 2011
Kamu ‘belum bener, Insan….’, China sekarang sudah maju karena sudah meninggalkan ajaran komunisme, mungkin masih ada tinggal sekitar 20% saja, Rusia mulai maju setelah meninggalkan komunisme, Vietnam sudah mulai maju, karena sekarang menjadi negara sosialis. Korea Utara masih komunis murni, dipimpin oleh diktator Kim Jong Il yang disembah-sembah bagai dewa, hidupnya mewah , tapi rakyatnya banyak yang kelaparan. Korea Selatan yang bebas komunisme menjadi negara yang makmur, negara (walaupun wilayahnya kecil) yang mempunyai kekuatan ekonomi yang diperhitungkan di dunia..
ZAFPRAWIRO
February 23, 2011
saudara hadiah”londo” yg trhrmt!, anda apa jadi saksi sejarah ttg komunis. kalau mau tahu kenyataan tanya aja pd pelaku sejarah. gmn kmnis belokin aqidah anak2kecil tth ketuhanan. bagaimana liciknya pki mendata orang2 tani yg ndak tau apa2 jd anggotanya, shg mrk jd korban ciduk aparat krn gembong pki(yg malah ndak d gorok lehernya tp cmn d penjara aja) yg buka mulut n kasih list daftar anggota fiktif(pdhl orang2 tani itu takut ancaman orang pki). dan pean apa tau anggota gerwani arus bawah yang serobot panenan orang sambil bugil biar ndk da yg brani nglarang. renungkan to anak penjajah!!!(sesuai nama anda)
hadiah
February 24, 2011
Terus siapa pelaku2 sejarah yang harus kita tanyain bagaimana kekejaman komunis itu ?.Kalau bisa harus suruh menulis buku dan lebih akurat lagi harus ada
penjelidikan dna . Disitu nanti akan kelihatan dng jelas siapa yang jadi korban, yang mengorbankan dan yang di korbankan. Soalnya kita chawatir kemarahan kita kepada mereka2 yang tidak mengerti itu hanyalah isapan jempol belaka. Atau kita sendiri hanya dikibulin oleh politikus2 yang berpihak kepada ndoro2 penjajah.Jadi harus obyektief melihat suatu persoalannya. Saya sebagai anak penjajah jelas berlawanan dng komunis. Sebab dari dahulu komunis sih anti penjajahan, anti kolonialis, anti imperialis, anti kapitalis. Mereka2 itu yang berani bersemboyan inggris kita linggis, amerika kita seterika. Oeh karena itu sukarno tidak mau membubarkan komunis, karena mereka ikut andil besar mendirikan negara RI itu. Kalau untuk saya sih jelas, sebagai anak penjajah sekaligus anti komunis, tapi humanis.Kadang2 kita ini sampai benci kpd mereka, karena kita hanya dibisikin oleh politikus.Tidak melihat sendiri kenyataannya, hanya dikibulin, diindoktrinasi, terus hanya dijadikan objek atau alat belaka oleh ndoro2 penjajah itu untuk menghancurkan mereka2 itu.Akibatnya kita 2 ini hanya dibodohin terus . Masya Allah.
hadiah
February 24, 2011
Terus siapa pelaku2 sejarah yang harus kita tanyain bagaimana kekejaman komunis itu ?.Kalau bisa harus suruh menulis buku dan lebih akurat lagi harus ada
penjelidikan dna . Disitu nanti akan kelihatan dng jelas siapa yang jadi korban, yang mengorbankan dan yang di korbankan. Soalnya kita chawatir kemarahan kita kepada mereka2 yang tidak mengerti itu hanyalah isapan jempol belaka. Atau kita sendiri hanya dikibulin oleh politikus2 yang berpihak kepada ndoro2 penjajah.Jadi harus obyektief melihat suatu persoalannya.Apa masuk akal gerwani nyrobot panenan sambil bugil agar ndak ada yng nglarang. Dari situ kita percaya 100% dng ceritera hasutan itu, sampai kita benci kpd gerwani. Ayo kita harus buka hati yang terbuka dng kejujuran, ketulusan.Lagi2 kita jangan sampai terjebak dng hasutan2 yang tidak masuk akal itu. Saya sebagai anak penjajah jelas berlawanan dng komunis. Sebab dari dahulu komunis sih anti penjajahan, anti kolonialis, anti imperialis, anti kapitalis. Mereka2 itu yang berani bersemboyan inggris kita linggis, amerika kita seterika. Oeh karena itu sukarno tidak mau membubarkan komunis, karena mereka ikut andil besar mendirikan negara RI itu. Kalau untuk saya sih jelas, sebagai anak penjajah sekaligus anti komunis, tapi humanis.Kadang2 kita ini sampai benci kpd mereka, karena kita hanya dibisikin oleh politikus.Tidak melihat sendiri kenyataannya, hanya dikibulin, diindoktrinasi, terus hanya dijadikan objek atau alat belaka oleh ndoro2 penjajah itu untuk menghancurkan mereka2 itu.Akibatnya kita 2 ini hanya dibodohin terus . Masya Allah.
ZAFPRAWIRO
February 24, 2011
sebelumnya trm ksh tas kebijaksanaan sdr “hadiah” utk ttp adem nyes nanggapi sttment sy. saya yakin betul bahwa sdr merpkn subyek yang cari obyektifitas dan titik terang mengenai sejarah(dan jenengan pstinya bkn PROKOM yang sy pikirkan krn anda ndak “kobong” atas posting sy). dan bbrp yang sy sampaikan sblmnya berdasarkan wawancara saya semenjak 30 th lalu kpd Bapak, mbah, pak de,ibu,mertua,tetangga,mbah mertua, dan sy cross kan ke beberapa fihak dengan latar belakan, daerah dan agama yang berlainan. yang tersirat pd mereka, semuanya begitu tampak ketakutan bila mengenang tindakan orang2komunis yg mengerikan karena sebelum pristiwa 65 meletus scr kompak Orang komunis mengadakan ancaman pembersihan terhadap kaum agamis dan nasionalis. sampk2 skrng sy d peseni sm orang tua jgn ikut parpol apapun(kekwatiran mereka mendasar krn pengalaman masa lalu) walaupun saya seorang organisatoris berbakat dan saat SMU sy sdh menduduki posisi SEKCAB parpol yang nominasi 3 besar waktu itu(bkn parpol skrng yang mdh bikin cabang).trm ksh
ZAFPRAWIRO
February 24, 2011
share lg buat rekan “hadiah”. berdasarkan interview lg(krn toh kita yg komen n nulis buku pun sdh ndak da yang ngalamin sndiri pristiwanya). setelah 65 meletus terjadilah pembersihan anggota pki yang tk lain dilakukan militer tp pakek golok rakyat dan validasi orang yng di ciduk mulai melemah: mulai orang yang ndak tau apa2 yang d daftar pki sendiri, unsur balas dendam sampek2 ada bbrp guru agama yg d ciduk n d gorok(kok bisa? : krn yg ciduk tentara Kab. A dan d serahkan dan d eksekusi sama golok rakyat d Kab. B, dan parahnya informasi diantaran didapatkan dari para pamong dan aparat PKI yang bs membersihkan diri dan lolos dari cidukan dan kemudian saat ketahuan jg belangnya). memang Nadzubillah.
hadiah
February 26, 2011
Menanggapi tulisan rekan zafprawiro rupanya masih belum kita mengerti bhw yang jadi korban adalah orang2 komunis yang tidak tahu apa2 ttg koup de tatyang terjadi di Jakarta.mereka sama sekali tidak mengerti itu semua. Lebih2 lagi ada dokumen katanya orang2 komunis sudah menyiapkan lobangan/galengan untuk membunuhin gubernur, bupati atau pemimpin2 pemerintahan, Itu ada dokunmennya katanya. Padahal itu semua rekayasa agar kita marah sekali kepada mereka. Kita memang bangsa yang sakit waktu itu, digiring oleh psychopat untuk membunuhin orang yang tidak bersalah. Yang lebih hebatnya lagi sampai sekarng kita masih mempercayai itu semua. Jelasnya kita adalah orang yang sakit jiwa, tapi merasa benar dan oleh negara orde baru dibtulkan yang lebih hebatnya lagi diyakinin dng berdasarkan agama. Hebat kan ?. Beruntung bhw general suharto tidak sampai digelndang di adilin di pengadilan internasional karena melanggar HAM berat.Kita harus terima kasih kpd amerika untuk itu.Karena mereka yang tetap menutupin. Walaupun di archief internasional sudah tercatat adanya genoside di indonesia pada th 1965/ 66 itu.Kita bangga bisa menghancurkan komunis sampai jutaan terbunuh.Tapi kalau mendengar dalam batin yang terdalam, kita ini sakit jiwa . Membunuhin bangsanya sendiri demi kepentingan amerika atau ndoro2 itu seperti saya sebaga anak penjajah.yang anti komunis ini.
ZAFPRAWIRO
February 24, 2011
dan salam juga buat bung Hendra Rayana. Anda anak komunis!!!! dan buat Teguh Timur : ntar kbar2ri ya kalau mau dirikan partai yang murni Komunis, nggak seperti sekarang byk keturunan PKI yg pengecut n cemen ndak mau buka karakter n topengnya cmn nyusup sana sini aja. biar jelas gitu. trimmmmmmmmmmmmmmmms
Zakky
March 14, 2011
Kayaknya.,….. ada turunannya pki yang pengen membangun kembali ideologi pki…….!?
hadiah
March 21, 2011
Saya yakin pki tidaka kan bangkit, dan tidak akan bisa.Sebab komunis sudah berlalu.Itu sudah tertimbun oleh jaman. Yang hanya kita cari adalah kebenaran. Hanya kebenaran yang mana ?
Kalau menurut perasaan hati kita secara jujur, kehancuran mereka tidak disebabkan oleh proses politik yang santun yang demokratis, yang transparan tapi oleh kebiadaban kita terhadap mereka. Mungkin kebiadaban kita waktu menghancurkan mereka untuk dilihat pada optik manusia internasional sekarang tidak masuk akal yang sehat ( KITA SAKIT JIWA)
Lha ingatan kita selalu dibuntutin oleh kesalahan2 kita sendiri mengapa harus sampai terjadi. Apa salah nereka ? Mereka hanya ber koar2 ganyang ini ganyang itu, tapi mereka tidak berbuat apa2, menyenggol badan kita sedikitpun tidak. Yang sekarang menjadi pertanyaan dari kita, general2 kita dibunuh oleh tentara2 yang biadab itu dibawah Letkol Untung . Komplotan mereka adalah yang dekat dng General besar Suharto. Akibat dari itu kita langsung digiring untuk menghabisin mereka yang tidak tahu apa2 itu, sangking bodonya. Menyerah rah. Rekayasa2 ttg ini dan itu sehingga kita menyudutkan mereka salah besar dan kita dng bebas menghakimin mereka dng kebiadaban.
Toh mereka adalah bangsa kita sendiri, juga ada yang islam. kristen, hindu buda agama mereka dlsb. Padahal waktu itu memang imperialis Amerika dng sekutu2nya ingin mencaplok Indonesia yang kaya raya itu. Walhasil sukses . Sampai sekarangpun imperialis/kolonialis tetap bertujuan menghancurkan negara yang sosialis, lebih jauh lagi negara2 timur tengah yang harus menunggu giliran. Jadi kita harus terima kasih kpd Bapak Suharto almarhum yang dng mudah menghancurkan kommunis/sukarnois tanpa ada perlawanan sedikitpun. Hebat ,bravo.
Sekali lagi komunis tidak akan bangun atau bangkit, tidak usah takut,mereka sudah dialam sana.
Yang harus kita cari adalah kebenaran, memang waktu yang menetukan.
jon
March 22, 2011
memang pantas PKI dan sekuruh ormasnya dibant dan diperlakukan sperti binatang,karena dulu sblm peristiwa G30SPKI banyak pamong desa,kepala desa,lurah,ustad,dan kiai mnjadi korban kebiadapan PKI. Mereka dculik dibantai dngn kejam sperti tubuh digergaji,dubur dtusuk dng besi,dsb. Maka wajar setelah peristiwa G30SPKI meletus kebencian rakyat thd PKI memuncak aplagi orang2 islam yg sdah lama menaruh dendam akibat banyak kiainya yg dibantai. Maka dr itu jika PKI tidak ditumpas kitalah orang2 islam yg akan ditumpas PKI!!!
ZON ZON niroha
March 28, 2011
mereka (pki) kala itu belum / tidak, punya kesempatan, tuk membunuhin ulama, atau masyarakat islam, karena mssyarakat islam sudahmencium keberadaan mereka, jadi sebelum ulama, guru ngaji, santri dibunuh oleh mereka…….maka mereka dibunuh.
mengepa Islam tidakmempunyai tujuan untuk membunuh……tapi mereka bukuan cuma mebunuh tapi mengabiskan keakar-akarnya….
hadiah
March 29, 2011
mereka bukan berarti tidak ada kesempatan untuk mencari kita untuk membunuhin kita sebagai umat muslim, memang mereka tidak ada dlm agenda untuk membunuhin kita. Sebab gerakan dewan revolusie itu adalah intern angkatan darat. Kalau ada , sudah perang saudara diantara bangsa indonesia. Mereka tidak siap sama sekali.Oleh karena itu kita harus terima kasih kpd bpk Suharto, yang pegang scenario untuk menghancurkan komunis/sukarno dng mudah , mereka menyerah tanpa ada perlawanan sama sekali.Proses penghancuran itu di aminin oleh big brother kita amerika.Karena tanpa ada satu serdadu amerika yang tewas dan tidak ada bom napalm yang jatuh di indonesia.Kesimpulan dari semua ini, ternyata memang kita adalah bangsa yang pendendam.
ZON ZON niroha
March 28, 2011
kalo gundur sih omongan jangan dipake….didenger boleh…. saya amat kasihan sama beliau yang begitu dihargai orang banyak namun dia tidak menghargai dirinya sendiri…..akibatnya fatak… lengser jadi presiden…..
ajengan
April 6, 2011
Kekejaman yang terjadi pasca Gestapu/PKI memang memiriskan, tapi hal yang lebih kejam lagi pasti akan terjadi kepada musuh-musuh komunisme kalau Gestapu/PKI yang menang. Contohnya kalau komunisme yang menang, lihat “killing field” di Kamboja yang membinasakan jutaan jiwa sesama bangsa Kamboja sendiri. Segala ekses kekejaman dan pelanggaran HAM dalam penumpasan Gestapu/PKI terhadap orang-orang yang kebetulan menjadi anggota PKI atau bersangkut paut dengan PKI anggaplah sebagai ‘tumbal’ bangsa. Kalau PKI/Komunisme tidak ditumpas dengan tegas dan lugas (dengan ekses banyak yang tidak berdosa ikut menjadi korban) perang saudara akan berkepanjangan di Indonesia, karena di negara-negara lain, komunisme itu sulit ditumpas habis, dalam hal ini kita salut terhadap Jenderal Soeharto. Sekarang yang penting kedepan bagaimana kita membangun Negara ini, peristiwa yang sudah-sudah tidak perlu diungkit-ungkit lagi, karena bisa-bisa akan ‘memberi angin’ untuk komunisme untuk bangkit lagi. Negara Indonesia masih lahan yang subur bagi komunisme, karena jumlah masyarakat miskin yang kurang pendidikan masih cukup banyak……………………
ajengan
April 6, 2011
Sewaktu Abdurrahman Wahid jadi Presiden, dia meminta maaf kepada PKI, dan dia berusaha menghapus TAP MPR yang melarang komunisme, ternyata tokoh-tokoh komunisme dibawah tanah terpancing, banyak mereka yang muncul dan banyak bicara, angin politik pada waktu itu berpihak ke PKI/Komunisme. Untung Allah Swt. masih melindungi bangsa Indonesia, Abdurrahman Wahid diturunkan paksa, sehingga angin komunisme mengendur kembali. Sekarang ada mimbar bebas di internet ini, kelihatan bahwa istilah ‘PKI itu bahaya laten’ bukan omongkosong, bibit komunisme yang militan masih banyak, menunggu waktunya untuk muncul kembali………….. Gerwani itu memang banyak membangun taman kanak-kanak, tapi lewat sekolah itu mereka menanamkan bibit atheisme. Satu contoh : Anak-anak disuruh memejamkan mata dan disuruh berdoa kepada Tuhan agar diberi pensil, ketika disuruh membuka mata mereka ditanya : ” Ada pensilnya ?”, pasti tidak akan ada, kan…? Kemudian anak-anak disuruh memejamkan mata lagi dan disuruh berdoa meminta kepada ibu guru agar diberi pensil, ketika mereka disuruh membuka mata, didepan mereka sudah ada pensil. Tentu pensilnya ada, karena ibu guru yang membagi satu persatu mereka pinsil ketika sedang memejamkan mata….. Anak-anak ditanamkan dalam jiwanya bahwa kita tidak perlu Tuhan, ibu guru masih lebih baik…..
ajengan
April 6, 2011
Bahwa PKI itu yang menjadi dalang Gestapu itu pasti, beberapa bulan sebelumnya DN Aidit dalam peringatan HUT PKI mengatakan bahwa ” Ibu Pertiwi sedang hamil tua ” , itu sinyal dari dia kepada seluruh anggota PKI bahwa akan ada ‘sesuatu’ yang lahir (Pemerintahan RI dibawah PKI). Tapi PKI terpancing oleh ABRI (mungkin dibantu CIA) dengan dukumen Gilchrist yang palsu, kemudian Bung Karno wakktu itu sakit berat, PKI terburu-buru, kurang persiapan melakukan kudeta takut keduluan oleh Angkatan Darat(AD). Soeharto itu orang pintar/cerdik, dia dianggap tidak berbahaya oleh PKI, oleh Soeharto PKI digunakan/dimanfaatkan/dibiarkan untuk menghabisi senior-seniornya di AD, karena Soeharto sudah tahu sebelumnya bahwa PKI akan menculik jenderal2 AD. Setelah senior2 rivalnya di AD habis, tinggal AH. Nasution yang mudah diatur, dia tumpas habis PKI, dan dia waktu itu dianggap pahlawan oleh mahasiswa dan rakyat Indonesia……
Sewaktu PKI masih berjaya di Indonesia, suasana bangsa mencekam, penuh permusuhan dan konflik sesama komponen bangsa, konflik antara organisasi2 mantel PKI dengan rakyat terjadi dimana-mana. Coba saja, Ketua Umum PKI, DN Aidit di acara peringatan HUT CGMI (Organisasi Mahasiswa Komunis) memprovokasi : ” CGMI kalau tidak bisa membubarkan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) supaya pakai kain saja ( alias akan dianggap “banci”)……
hadiah
April 7, 2011
Begitulah saking keblingernya pimpinan komunis, atau saking bodonya tapi berlagak pintar. Mereka bermimpi indonesia akan menjadi negara sosialis ( dlm hal ini pemimpin2nya ) tapi mereka tidak menyangka atau mengira kalau anggautanya yang tidak mengerti apa 2 itu jadi
tumbal negara indonesia. Tapi yang jelas kita sayangkan sebagai manusia yang normal genoside di tahun 65/66 itu ada di |indonesia. Mereka tidak siap apapun, hanya slogan agitatie atau propaganda yang hebat tapi tidak berbuat apa2. Mereka menyerah tanpa ada perlawanan, dipenjarakan kalau malam kita bon untuk kita habisin nyawanya, dan yang lain kita sengsarakan, yangkita anggap barang najis. Padahal mereka adalah bangsa indonesia juga. Waraskah otak kita waktu itu ? Dng pensunamian mereka, bukan karena alam tapi karena perbuatan kita yang biadab ? Andaikan mereka menang tidak akan melakukan kebiadaban seperti kita melakukan kepada mereka. Hanya karena kalimat, atau sindrom yang membisikan kepada telinga kita .Kalau engkau tidak membunuh dia, kita akan dibunuh. Oleh karena itu suatu resep yang paling manjur pada waktu itu adalah. General2 kita dibunuh oleh militer dng dipimpin oleh Letkol Untung , tapi orang yang tidak ada idea untuk membunuh kita, justru malah kita bunuhin. Suatu prestatie yang luar biasa untuk bermasyarakat . Kesimpulannya, hanya Allah yang maha tau, mana yang benar dan salah. Kita memang butuh waktu, mungkin puluhan, ratusan, ribuan , atau jutaan tahun lagi untuk bisa menyebut ini salah atau ini benar. Kita merasa menang bisa menumpas komunis se
akar2nya secara marifat, tapi dalam kejiwaan sebetulnya kita sakit / kalah dan salah dalam hukum apapun .
hamba
June 21, 2011
yang nulis blog ini gak tahu sejarah, sekolah lagi sana
ayu
January 16, 2012
kebalik mas, anda yang belajar sejarah cuman pe es pe be jaman es de
andrei
August 6, 2011
untuk orang yang suka menghubungkan komunis dengan agama coba pelajari lagi apa itu komunis…….yang di maksud agama adalah candu bagi masyarakat ialah bahwa rakyat asyik sibuk dengan ritual agama nya hingga lupa akan keadaan…lupa bahwa tetangga sebelah kelaparan,lupa anak yatim dan kaum miskin kesusahan,lupa bahwa pemerintah nya tlah bobrok dan menganggap bahwa semua persoalan bisa di selesaikan dengan DOA…..itu maksud nya…komunis adalah ideologi bukan agama bisa saja orang berideologi komunis tapi taat beragama contoh : tan malaka,haji misbach,hamzah fansuri,dll dan banyak orang amerika yang anti komunis tapi tidak beragama/atheis….negara mana yang memusuhi islam AMERIKA negara mana yang memusuhi komunisme AMERIKA juga……coba kalian pelajari lagi apa itu komunisme…..
palukecil
August 7, 2011
cita citanya tidak pernah terwujud, menjadikan satu bangsa yang maha hebat seperti badai topan yang menggetarkan dunia, bangsa dengan tangan kanan yang sekuat agamis, dan tangan kiri yang setajam komunis,
lihat begitu mudahnya sekarang anak-anaknya diadu domba karena masalalu yang masih fitnah, yang ngeyel Islam, yang satunya ngeyel anti Komunis, yang difitnah juga masih tidak mau kalah,, KITA SEMUA DIFITNAH
hidup SUKARNO!!!
hidup SUKARNO!!!
hidup SUKARNO!!!
hasian mothenk...
August 25, 2011
hidup komunis dan gerwani…
madefamily
September 11, 2011
sdikit membuka mata bagi saya yg buta sejarah Indonesia
Dewiek Punjabi
November 17, 2011
Fakta dan Sejarah “GERWANI”
sastro
November 22, 2011
Fakta sejarah menunjukkan:
1. Bung Karno sebagai Bapak Bangsa, Sang Proklamator yang sebagian hidupnya dihabiskan di penjara kolonial, untuk kemerdekaan tanah air dan bangsanya, telah diturunkan dari kursi kepresidenan, secara menyakitkan yang diikuti oleh para sukarnois. Akhir hidupnya disia-siakan, bagai orang yang tidak berguna, kalau tidak boleh dikatakan diperlakukan bagai binatang. Beliau sakit tanpa pengobatan yang layak, diasingkan, tidak boleh dibezuk oleh putra-putrinya, dan teman-temannya. Beginilah cara bangsa ini menghargai Pahlawannya?
2. Setelah peristiwa G30S, orang yang paling diuntungkan adalah Soeharto dengan menyalahgunakan SuperSemar. Lepas dari masalah; dia tahu sebelumnya atau sebagai dalang G30S. Tahun 1965/1966 terjadi pembantaian besar-besaran, tidak perduli orang itu salah atau tidak salah. Mereka dipisahkan dengan anak-anak, dengan istri/suami, dengan orang tua dan dengan keluarga lainnya. Dirampas habis-habisan hak azasi mereka. Dalam hal ini Bung Karno sudah pesan wanti-wanti jangan sampai terjadi pertumpahan darah yang lebih besar lagi. Ia berkata “Biarlah saya tenggelam asal bangsa ini tidak pecah dan saling membunuh…” dan lagi kepada ajudannya berkata: “Ingat Saelan, sejarah akan membuktikan kebenaran, siapa yang salah: saya apa Soeharto?” Masih kurang, teror itu masih dirasakan oleh anak-anak mereka dengan stigma anak PKI sampai akhirnya jendral besar itu terjungkal dari kursi kepresidenan. Dalam pidato Nawaksara Bung Karno mengatakan: terjadinya G30S adalah 1. Keblingernya pimpinan PKI 2. Lihaynya kaum Nekolim 3. Adanya oknum-oknum yang tidak benar.
3. Gus Dur menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban atas keganasan pembantaian 1965-1966, adalah suatu hal yang wajar dan sebagai seorang yang berhati mulia, humanis. Beliau memandang yang dibantai itu adalah manusia yang mempunyai hati, perasaan, harkat dan martabat, lepas dari apapun agama dan ideologinya.
4. Yth Hadiah, saya tidak sependapat dengan Anda yang terlalu berterima kasih kepada Soeharto, walaupun bernada sindiran. Memang dia seorang pemain sandiwara yang cerdik. Dibalik senyumannya ada darah dan tulang belulang para korban, mulai 1965-1998. Saya kira, pasti akan dipertanggungjawabkan di akhirat.
5. Akhirnya, bagi kita ideologi yang paling tepat adalah Pancasila, bukan komunis dan yang lainnya. Walau sampai sekarang ini bisa diibaratkan “Jauh panggang dari api” . Tidak ada salahnya merenungkan Tri Saktinya Bung Karno: Berdaulat dalam bidang politik; 2. Berdikari (berdiri di atas kaki sendiri) di bidang ekonomi dan 3. Berkepribadian dalam budaya Indonesia.