1107
STAF PBB di Termez mulai buka mulut menentang Amerika. Diakui staf PBB serangan udara Amerika hanya membunuh penduduk sipil yang tak berdosa dan menghancurkan fasilitas umum.

Amerika tengah berusaha mati-matian menduduki Mazar I Sharif yang kembali direbut Taliban. Serangan terbesar Amerika dilakukan hari Kamis lalu (01/11) dengan menjatuhkan ribuan bom di atas kota Mazar I Sahrif. Suara ledakan bom ini terdengar pula sampai ke Termez.

Tidak semua bom yang dijatuhkan itu meledak saat menyentuh tanah. Sebagian besar malah menjadi ranjau darat yang hanya akan meledak apabila terinjak.

Bom darat yang disebar Amerika di bagian utara kota Mazar I Sharif itu dibungkus dalam pak berwarna kuning. Sama persis seperti bantuan makanan yang mereka sebar di wilayah kekuasaan Aliansi Utara sebelumnya.

Jumlahnya tidak terhitung. Hanya Amerika yang tahu pasti berapa jumlah bom pembunuh yang mereka kirim ke Mazar I Sharif itu.

Sebuah sumber di markas PBB Termez mendapat laporan bahwa tidak kurang dari sepuluh penduduk Mazar I Sharif tewas karena bom darat kuning itu beberapa hari lalu. Tadinya mereka kira benda berwarna kuning itu adalah paket makanan yang dijatuhkan Amerika sebelumnya di wilayah Aliansi Utara. Siapa yang menyangka kalau itu adalah bom darat yang sengaja disebar.

Staf PBB di Termez yang saya hubungi menyatakan kekesalan dan kejengkelan mereka atas bom darat Amerika itu. Menurut mereka tidak masuk akal sebuah negara yang mengaku terdidik dan bermoral melakukan tindakan kejam seperti itu. Amerika dengan sengaja menjebak masyarakat Mazar I Sharif. Amerika ingin menghabiskan semua orang Afghanistan.

Selain staf PBB, aktivis NGO yang berada di Termez juga mengutuk perbuatan Amerika itu. Bom darat yang tersebar antara desa Hairaton dan Mazar I Sharif ini akan semakin mempersulit masuknya bantuan kemanusiaan. Artinya, semakin banyak orang tak berdosa akan mati.

Kalau sebelumnya markas PBB di Termez berencana akan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan lewat sungai Amu Darya dengan menggunakan kapal boat, bisa jadi setelah bom darat itu disebar tidak satu paket bantuan kemanusiaan pun yang akan dikirim ke Mazar I Sharif.[t]

About these ads