Bung Karno Mencari Makam Imam al Bukhari

1026 (ii)
DI Tashkent tidak ada jalan bernama Bung Karno. Tapi bukan berarti rakyat Uzbekistan ini tidak mengenal presiden pertama Republik Indonesia itu.

Tidak banyak yang tahu kalau Bung Karno adalah penemu makam Imam Al Bukhari, seorang perawi hadist Nabi Muhammad SAW. Begini ceritanya. Tahun 1961 pemimpin tertinggi Partai Komunis Uni Soviet sekaligus penguasa tertinggi Uni Soviet Nikita Sergeyevich Khrushchev mengundang Bung Karno ke Moskow. Kayaknya Khrushchev hendak menunjukkan pada Amerika bahwa Indonesia berdiri di belakang Uni Soviet.

Karena bukan orang lugu, Bung Karno tidak mau begitu saja datang ke Moskow. Bung Karno tahu, kalau Indonesia terjebak, yang paling rugi dan menderita adalah rakyat. Bung Karno tidak mau membawa Indonesia ke dalam situasi yang tidak menguntungkan. Bung Karno juga tidak mau Indonesia dipermainkan oleh negara mana pun.

Bung Karno mengajukan syarat. Kira-kira begini kata Bung Karno, “Saya mau datang ke Moskow dengan satu syarat mutlak yang harus dipenuhi. Tidak boleh tidak.”

Khrushchev balik bertanya, “Apa syarat yang Paduka Presiden ajukan?”

Bung Karno menjawab, “Temukan makam Imam Al Bukhari. Saya sangat ingin menziarahinya.”

Jelas saja Khrushchev terheran-heran. Siapa lagi ini Imam Al Bukhari. Dasar orang Indonesia, ada-ada saja. Mungkin begitu sungutnya dalam hati. Tidak mau membuang waktu, Khrushchev segera memerintahkan pasukan elitnya untuk menemukan makam dimaksud. Entah berapa lama waktu yang dihabiskan anak buah Khrushchev untuk menemukan makam itu, yang jelas hasilnya nihil.

Khrushchev kembali menghubungi Bung Karno. “Maaf Paduka Presiden, kami tidak berhasil menemukan makam orang yang Paduka cari. Apa Anda berkenan mengganti syarat Anda?”

Bung Karno tersenyum sinis. “Kalau tidak ditemukan, ya udah, saya lebih baik tidak usah datang ke negara Anda.”

Kalimat singkat Bung Karno ini membuat kuping Khrushchev panas memerah. Khrushchev balik kanan, memerintahkan orang-orang nomor satunya langsung menangani masalah ini. Nah, akhirnya setelah bolak balik sana sini, serta mengumpulkan informasi dari orang-orang tua Muslim di sekitar Samarkand, anak buah Khrushchev menemukan makam Imam kelahiran Bukhara tahun 810 Masehi itu. Makamnya dalam kondisi rusak tak terawat.

Imam Al Bukhari yang memiliki pengaruh besar bagi umat Islam di Indonesia itu dimakamkan di Samarkand tahun 870 M.

Khrushchev memerintahkan agar makam itu dibersihkan dan dipugar secantik mungkin.

Selesai renovasi, Khrushchev menghubungi Bung Karno kembali. Intinya, misi pencarian makam Imam Al Bukhari berhasil. Sambil tersenyum Bung Karno mengatakan, “Baik, saya datang ke negara Anda.” Setelah dari Moskow, tanggal 12 Juni 1961 Bung Karno tiba di Samarkand. Sehari sebelumnya puluhan ribu orang menyambut kehadiran Pemimpin Besar Revolusi Indonesia ini di Kota Tashkent.[t]

About these ads

62 thoughts on “Bung Karno Mencari Makam Imam al Bukhari

  1. Ceritanya saya dengar dari kawan-kawan di Tashkent, waktu saya ke sana. Kurang lebih begitu. Konon memang ada dialog, dan Presiden Sukarno yang memang suka ceplas ceplos itu menyampaikan keinginannya menziarahi makam Imam Bukhari di Samarkand. Maka makam Imam Bukhari yang lama tak dirawat sejak Uzbekistan menjadi bagian Uni Soviet, kembali dibersihkan.

    Memang tak ada catatan resmi mengenai pembicaraan antara kedua kepala negara. Tetapi kira-kira begitulah berdasarkan yang saya dengar. Saya meramunya dengan “jurus kira-kira” sambil mengkonstruksi isi dialog berdasarkan gambaran yang saya (sedikit) pahami tentang gaya komunikasi Bung Karno (ketika itu), dan kedekatannya dengan kubu Soviet.

    Kawan lain yang orang Uzbekistan mengatakan bahwa ketika Bung Karno tiba di Tashkent, ramai sungguh warga Tashkent yang turun ke jalan untuk menyambut si Bung. Dia disambut di sebuah universitas yang sekarang jadi semacam institut keguruan atau pendidikan.

    Saya memang tak sempat singgah di Samarkand. Dari Tashkent saya menuju Termez, ke perbatasan negara itu dengan Afghanistan.

    Kalau ada informasi lain mengenai hal ini, saya juga ingin mendengarkan. Terima kasih.

    Tabik.

  2. kebetulan saya jg pernah tugas ke Tasken Uzbekistan Desember 2006, dan sempat berkunjung ke Samarkhan,. Krn kami dari Indonesia, mk kami mendapatkan perlakuan khusus dipersilahkan ziarah di makam Imam Bukhari dan masuk kedalam, sedangkan pengunjung lain pada umumnya hanya ditunjukkan dari luar saja. Dan memang benar sekali, penjaga dan petugasnya memang menyebut2 nama Soekarno setelah mendengar kami dr Indonesia, katanya beliaulah yg pertama kali menemukan dan memugar makan tersebut

  3. tahukah anda bahwa imam bukhari adalah orang yang meriwayatkan hadits

    لَا تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ
    Tidaklah ditekankan untuk berziarah kecuali untuk mengunjungi tiga masjid (H.R Bukhari :1115)
    dan tahukah anda bahwa murid beliau (imam muslim) adalah orang yang meriwayatkan hadits wasiat nabi kepada ali untuk meratakan semua kuburan

    Dari Abu Al-Hayyaj Al-Asadi dia berkata: ‘Ali bin Abi Tholib rodhiAllohu ‘anhu berkata kepadaku:

    أَلَا أَبْعَثُكَ عَلَى مَا بَعَثَنِي عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ لَا تَدَعَ تِمْثَالًا إِلَّا طَمَسْتَهُ وَلَا قَبْرًا مُشْرِفًا إِلَّا سَوَّيْتَهُ

    “Maukah kamu aku utus sebagaimana Rosulullah shollallohu ‘alaihi wasallam telah mengutusku? Hendaklah kamu jangan meninggalkan patung-patung kecuali kamu hancurkan, dan jangan pula kamu meninggalkan kuburan kecuali kamu ratakan.” (Hadits Shohih Riwayat Muslim no.1609 pada Kitab Jenazah, Bab: Perintah Meratakan Kuburan) http://www.lidwa.com dan http://www.al-atsariyyah.com

    ya saudaraku kita menghormati beliau dengan cara membaca kitab karangan beliau, mengamalkan hadits2 yang beliau riwayatkan, dan mendoakan beliau

    • Mas, silakan ngaji lagi sama ulama atau ustadz yang punya sanad keilmuan sampai Rasulullah SAW. Untuk ngerti maksud Hadits itu, jangan baca terjemahannya doang. Bahasa Arab itu luar biasa … bahkan gak semua orang Arab lebih paham bahasa Arab dibandingkan kyai-kyai pesantren.

    • memang begitulah sebagai seorang muslim yang seati harus bisa mengamalkaN, bukan hanya mengedepankan simbol-simbol yang kadang malah tidak sesuai dengan agama Islam

  4. wow, saya baru tahu ini barusan dari acara kick andy, ekspedisi fastron, bucek depp & tim ke moskow, malam ini. tapi anda dapat informasi ini sepuluh tahun lalu.

    *saya googling dengan kata kunci “makam imam bukhori+rusia”. nice!

  5. Tapi tafsir hadis itu bukan berarti kuburab itu batu nisannya di ratakan dan dihancurkan,itu perlu belaajar hadis memakai Sanad langsung pake guru mursyid,

  6. Pingback: Karna Bung Karno, Makam Imam Bukhori itu Diperbaiki | Sarkub

  7. saat bekerja di Qatar, saya pernah menerima tamu berpaspor rusia, muslim.

    Dia menepuk pundak saya sembari berseru Ahmad soekarno.

    Lalu cerita ttg suatu makam …

    Saya agak kurang faham,krn dia bhs inggris nya terbata bata

  8. ceritanya hampir mirip dengan cerita dengan pengalaman tim metro tv yg menjelajahi daratan asia-eropa dan kebetulan singgah di uzbekistan,,,mereka disambut hangat oleh penjaga makam imam bukhari karena mereka berasal dari Indonesia….

    begini hasil wawancara tim dengan penjaga makam :
    Ketika Uzbekistan masih termasuk Uni Soviet, Soekarno-dalam sebuah kunjungan kenegaraan ke Uni Soviet pada 1959-pernah meminta petinggi Partai Komunis untuk mencarikan makam orang suci Islam yang sangat terkenal bernama Imam Bukhari.

    Setelah tiga hari pencarian, makam Imam Bukhari ditemukan. Soekarno naik kereta dari Moskow ke Samarkand, tempat Bukhari meninggal dunia dan jenazahnya dimakamkan sekitar tahun 870.

    “Beliau tiba pada malam hari dan langsung membaca Alquran sampai pagi hari, tidak tidur,” lanjut Rahmatullo (anggota tim) seperti diterjemahkan Temur Mirzaev, rekanan Kedutaan Besar Republik Indonesia sekaligusdosen bahasa Indonesia di Institute of Oriental Studies, Tashkent.
    Saat ditemukan, makam dalam kondisi tidak terurus. Soekarno meminta pemerintah Uni Soviet agar segera memperbaikinya. Ia bahkan sempat menawarkan agar makam dipindahkan ke Indonesia apabila Uni Soviet tidak mampu merawat dan menjaga makam tersebut. Emas seberat makam Imam Bukhari akan diberikan sebagai gantinya.

    dan akhirnya uni soviet melakukan pemugaran pada makam tersebut

  9. Mas Teguh … mohon ijin tulisannya tak sebarkan,sekian banyak saya membaca buku tentang beliau … belum ada yang menulis tentang hal ini .
    Mungkin dari teman2 mohon informasinya buku2 Beliau yang membahas tentang ini .
    Mas Teguh … saya pribadi mengucapkan terima kasih pada Mas Teguh dan Team Fastron Indonesia melalui media ini . yang telah membuka mata kita … ini adalah catatan sejarah yang mungkin belum tertulis di Negeri ini .
    Buat Mas Teguh… “Salam Sejahtera selalu”

    Wisanggeni .

  10. Pingback: Soekarno Seri Islam : Jasa Bung Karno Dalam Menjaga Makam Imam Bukhori | Ariabima

  11. bijaksanalah,

    bagaimana bisa dikatakan bung karno yang menemukan????

    -Tidak banyak yang tahu kalau Bung Karno adalah penemu makam Imam Al Bukhari, seorang perawi hadist Nabi Muhammad SAW. Begini ceritanya. Tahun 1961 pemimpin tertinggi Partai Komunis Uni Soviet sekaligus penguasa tertinggi Uni Soviet Nikita Sergeyevich Khrushchev mengundang Bung Karno ke Moskow.-

    padahal beliau menyuruh orang lain untuk menemukannya

    -Khrushchev balik bertanya, “Apa syarat yang Paduka Presiden ajukan?”

    Bung Karno menjawab, “Temukan makam Imam Al Bukhari. Saya sangat ingin menziarahinya.”

    Jelas saja Khrushchev terheran-heran. Siapa lagi ini Imam Al Bukhari. Dasar orang Indonesia, ada-ada saja. Mungkin begitu sungutnya dalam hati. Tidak mau membuang waktu, Khrushchev segera memerintahkan pasukan elitnya untuk menemukan makam dimaksud.-

      • Mungkin yang menemukan adalah Prajuritnya Nikita Krushchev TAPI Inisiatif dari Bung Karno-lah yang membuat kejadian tersebut berlangsung. Sejarah akan selalu menulis bahwa PENEMU Makam Imam Bukhori adalah Presiden RI adalah Sukarno karena memang ide dan inisiatif dari BK BUKAN Krushchev yang menemukan.

      • kita harus hati2 ini menyangkut sejarah, selama ini belum ada tulisan resmi soalnya, dan kita patut bangga punya sosok Soekarno
        terimaksih juga mas sharenya, tatunggu posnya lagi,
        semoga sukses selalu.

  12. سُبْحَانَ اللّه
    الله اكبر
    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيّدنامُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سيّدنا مُحَمَّد

  13. Pingback: Inilah Foto-foto Bung Karno di Uzbekistan | teguh santosa

  14. Pingback: Bung Karno Mencari Makam Imam al Bukhari | Ragam Info Penting

  15. Wah subhanallah… ini postingan kira2 7 tahun yg lalu. Trimakasih Pak teguh informasinya. Pantesan org Indo itu sangat di hargai sama Russian. Saya pingin sekali ke Russia juga kemakamnya Imam Bukhori.
    Izin share Pak.

  16. Pingback: Soekarno Seri Islam : Jasa Bung Karno Dalam Menjaga Makam Imam Bukhori | Aria Bima untuk Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s