Post Script: Tentang Politik yang Dibikin Sangat Sederhana

Bagi saya yang pernah kuliah di Jurusan Ilmu Pemerintahan di era 1990an silam, wacana tentang otonomi daerah, titik tekannya, dan metode2 atau sistem2 yang bisa digunakan dalam praktiknya, termasuk soal pemekaran wilayah, adalah hal biasa.

Saya punya pandangan sendiri mengenai diskursus ini. Continue reading

Sedikit tentang Nasionalis Palsu dan Ayat Setan yang diwarnai Broery dan Melati dari Jayagiri

Saya baru kembali dari Medan.

Dalam perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju rumah, saya teringat beberapa pembicaraan dengan sejumlah kawan-kawan di Medan tentang persoalan-persoalan pasca Pilpres 2014, dan yang paling mutakhir soal UU Pilkada yang menjadi landasan bagi sistem baru pemilihan kepala daerah. Continue reading

Memperkuat Pondasi Kebangsaan Indonesia: Tantangan Indonesia Paska Pilpres 2014

IMG_2667 7

Pemekaran Daerah Bisa Rusak Pondasi NKRI

DPR dan Pemerintah diingatkan agar ekstra waspada dan hati-hati dalam pembahasan RUU pemekaran daerah. Bahkan sebaiknya, pemekaran daerah dimoratorium sementara untuk dikaji ulang secara mendalam. Dan selama masa itu Pemerintah diminta fokus membenahi birokrasi yang merupakan ujung tombak pelayanan publik. Continue reading

Potensi Kehadiran Kelompok Radikal semakin Tinggi

Ada sejumlah hal yang mendorong kelahiran kelompok radikal. Dari sekian banyak faktor, tampaknya faktor sosial ekonomi merupakan penyebab kunci kehadiran kelompok radikal dan kekerasan yang mereka lakukan untuk mencapai tujuan. Continue reading

Siapa yang Paling Diuntungkan dari Kasus ISIS

Di dunia kepolisian ada teori untuk menemukan pelaku kriminal dengan melacak siapa yang paling diuntungkan dari sebuah kasus kriminal itu. Teori tersebut juga bisa digunakan dalam menyikapi kasus negara Islam Irak dan Syria (ISIS). Continue reading

ISIS Contoh Kelompok Anti-Islam yang Menggunakan Nama dan Simbol Islam

Kelompok anti-Islam tak sedikit yang menggunakan nama dan simbol Islam. Terlepas dari nama dan simbol yang mereka gunakan, kegiatan-kegiatan mereka sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai Islam yang hakiki dan substantif. Continue reading