Sedikit Tentang Jurnalis dan Kekuasaan

IMG_8555

Saya kira keliru bila mengharapkan jurnalis pro atau anti pada sebuah pemerintahan. Hukum-hukum jurnalistik yang memayungi seorang jurnalis membuat dirinya ada di atas kedua hal itu; bahkan tidak di antara keduanya.

Tugas utama seorang jurnalis jelas bukanlah memilih pro atau anti, mendukung atau menolak sebuah rezim. Tugas seorang jurnalis adalah menjaga gawang kesadaran komunal.

Seorang jurnalis mungkin terlihat tengah terlibat dalam sebuah pertarungan kepentingan. Tetapi percayalah, seorang jurnalis yang baik tahu batas-batas terluar dan batas-batas terdalam dari kewajiban dan pengabdiannya pada masyarakat.

Jurnalis bukan penjaga kepentingan rezim, juga bukan pengawal kepentingan kelompok-kelompok politik-ekonomi yang sempit.

Salah besar bila publik mengharapkan dan mengupayakan jurnalis membela atau menentang sebuah rezim. Jurnalis tidak peduli dengan siapa rezim yang berkuasa. Jurnalis semestinya lebih peduli pada bagaimana sang rezim berkuasa.

Misteri Wina 1913: Lima Tokoh Dunia dalam Pusaran Waktu yang Sama

Kota di Austria ini punya banyak nama yang semuanya memiliki kemiripan cara pengucapan. Kita menyebutnya Wina. Dalam bahasa Jerman disebut Wien, atau Vienna dalam bahasa Inggris, dan Vienne dalam bahasa Prancis. Orang Ceko menyebutnya Viden, sementara orang Italia menyebutnya Vindobona.

Satu abad lalu, di tahun 1913, Wina adalah ibukota dari Emporium Austro-Hungarian, sebuah kerajaan besar untuk ukuran Eropa pada masa itu, terdiri dari 15 bangsa dengan populasi lebih dari  50 juta orang. Sebagai ibukota, Wina ketika itu didiami lebih dari 2 juta orang.

Kerajaan Austria-Hungaria berdiri pada 1867, dan bubar menyusul kekalahan besar di penghujung Perang Dunia Pertama, 1918. Kini, sejumlah negara yang berdiri di atas puing-puing Austro-Hungarian, adalah Austria, Bosnia Herzegovina, Kroasia, Republik Czech, Hungaria, Itaila, Montenegro, Polandia, Romania, Serbia, Slovakia, Slovenia dan Ukraina. Continue reading

Sedikit tentang Sosialisme Indonesia yang Dibantai Demokrasi Ekonomi

Screen Shot 2014-11-16 at 12.49.53 PM

Sahabatku, empat asteriks pada kutipan pasal dan ayat dalam gambar ini menandakan bahwa ia adalah produk dari amandemen keempat 2001, amandemen terakhir sejauh ini.

Banyak yang mengatakan, di saat amandemen keempat itu, energi kelompok civil society yang nasionalistik sudah habis, sudah lelah karena berbagai drama politik sebelumnya.

Bahkan ada yang mengatakan, drama politik itu sengaja dibuat sedemikian agar air di kolam menjadi keruh demi mengaburkan pertarungan yang sesungguhnya: upaya melucuti semangat “sosialisme Indonesia” dari UUD 1945. Continue reading

Andi Arief: Pidato Jokowi di APEC Mengecewakan dan Sadis

BN-FL706_INspee_G_20141110024725

Pidato Presiden Joko Widodo di depan Forum APEC di Beijing masih jadi bahan pembicaraan di tengah masyarakat.

Ada banyak yang memuji cara Jokowi menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris dengan logika dan struktur bahasa Indonesia itu. Ini paling tidak membuktikan Jokowi tidak gagap berbahasa Inggris seperti yang sering digunjingkan.

Begitu juga dengan isi pidato Jokowi yang dinilai apa adanya, langsung pada persoalan. Serta tidak banyak basa-basi. Dalam era kerja sekarang ini, memang sudah seharusnya pemimpin memberi teladan dengan unjuk kerja, bukan unjuk kata-kata. Continue reading

Malam Anugerah Semangat Sumpah Pemuda “Satukan Indonesia”

satukan-indonesia-1-preview-saja

IMG_3169

IMG_3177

IMG_3178

IMG_3183

IMG_3195

IMG_3223

IMG_3224

IMG_3225 2

IMG_3226

IMG_3227

IMG_3228Malam

Konfederasi adalah Model Terbaik untuk Menyatukan Korea

2000px-Unification_flag_of_Korea.svg

Sistem yang paling baik untuk mempersatukan kembali Korea Utara dan Korea Selatan adalah konfederasi. Di dalam sistem yang longgar ini, Korea Utara dan Korea Selatan bisa tetap memiliki sistem politik dan sistem ekonomi seperti saat ini. Namun kedua negara diwakilkan oleh pemerintahan bersama ketika berinteraksi dengan negara lain. Continue reading

Rachmawati: Amerika Serikat Harus Menarik Pasukan Militer

IMG_2820

Pemerintah Amerika Serikat harus menarik pasukan Amerika Serikat yang selama ini ditempatkan di kawasan Asia Timur. Continue reading

rmol.co – Ahli: Foto Selfie Rame-rame Mempercepat Penyebaran Kutu Rambut

rmol.co – Ahli: Foto Selfie Rame-rame Mempercepat Penyebaran Kutu Rambut.

Wawancara Langka Korea Utara (A Rare Interview with North Korea)

IMG_2770

Saya rasa untuk waktu yang cukup lama, inilah kali pertama Kedutaan Besar Republik Demokratik Rakyat Korea atau Korea Utara di Jakarta, Indonesia, secara resmi berkenan membuka pintu dan menerima jurnalis Indonesia.

Kamis siang, Dubes Korut Ri Jong Ryul menerima lima jurnalis Indonesia. Selain kelima jurnalis, pertemuan itu juga dihadiri Ketua Komite Reunifikasi Damai Korea, Peter Woods, dari Australia yang kebetulan sedang berada di Jakarta. Continue reading

Jokowi Tentu Sadar Butuh Menteri yang Bisa Wujudkan Trisakti

Presiden terpilih Joko Widodo tentu menyadari benar bahwa untuk membangun pemerintahan yang bisa mewujudkan prinsip Trisakti dia harus menunjuk menteri dari kalangan yang memahami arti membangun kemandirian bangsa. Continue reading

Jokowi Butuh Menteri Berintegritas yang Tidak Kaku

Presiden terpilih Joko Widodo dan Wapres terpilih Jusuf Kalla harus memanfaatkan golden period pemerintahan mereka sebaik mungkin. Keberhasilan memanfaatkan periode emas itu akan meningkatkan dukungan publik terhadap pemerintah. Sementara kegagalan di periode emas akan membuat tingkat kepercayaan publik turun drastis. Continue reading

Media Literacy: Decolonizing Your Beliefs

Seperti sama kita ketahui, dalam teori komunikasi disebutkan ada tiga jenis gangguang atau noises, semantical noises, technical or environmental noises, dan physiological noises.

Yang paling berat adalah gangguan psikologis. Ini berkaitan dengan kepercayaan, keyakinan, anggapan, asumsi, stereotyping dan sejenis itu yg dimiliki seseorang (bahkan setiap orang) di dalam benaknya, dan ia (atau kita) merasa nyaman dengan gangguan ini. Continue reading

Ternyata, Pernyataan “Timor Leste Ingin Bergabung dengan Indonesia” Disalahartikan

Dalam dua hari terakhir sebagian publik Indonesia dikagetkan dengan berita yang mengatakan bahwa Perdana Menteri yang juga mantan Presiden Timor Leste, Xanana Gusmao, ingin Timor Leste kembali bergabung dengan Indonesia. Continue reading

Photos from the North Korea’s 2014 National Day

_DSC8759

_DSC8766

_DSC8768

_DSC8790

_DSC8831

_DSC8838

IMG_3673

IMG_3683

IMG_3696

IMG_3699

Foto-foto Tur Istana yang Istimewa Bersama SBY

IMG_2405

Awalnya SBY ingin berfoto bersama anggota Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Gunung Padang di halaman Istana. Namun karena hari sudah malam, dan penerangan yang kurang, maka SBY membuka ruang kerjanya. Dia mempersilakan tamu-tamunya masuk ke dalam.

Lebih dari itu, SBY membuka pintu di sisi kanan di dalam ruang kerjanya. Continue reading

Ini Dua Syarat Menteri Jokowi untuk Hadapi KMP di DPR RI

Realita politik di Parlemen harus disikapi presiden terpilih Joko Widodo dengan menempatkan tokoh yang benar dan tepat dalam kabinetnya.

Hanya dengan menempatkan tokoh-tokoh yang memiliki catatan yang baik dan kemampuan dalam bidang tugasnya, pemerintahan Jokowi dapat menaklukkan kubu Koalisi Merah Putih yang sejauh ini menguasai DPR RI. Continue reading

Post Script: Tentang Politik yang Dibikin Sangat Sederhana

Bagi saya yang pernah kuliah di Jurusan Ilmu Pemerintahan di era 1990an silam, wacana tentang otonomi daerah, titik tekannya, dan metode2 atau sistem2 yang bisa digunakan dalam praktiknya, termasuk soal pemekaran wilayah, adalah hal biasa.

Saya punya pandangan sendiri mengenai diskursus ini. Continue reading

Sedikit tentang Nasionalis Palsu dan Ayat Setan yang diwarnai Broery dan Melati dari Jayagiri

Saya baru kembali dari Medan.

Dalam perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju rumah, saya teringat beberapa pembicaraan dengan sejumlah kawan-kawan di Medan tentang persoalan-persoalan pasca Pilpres 2014, dan yang paling mutakhir soal UU Pilkada yang menjadi landasan bagi sistem baru pemilihan kepala daerah. Continue reading

Memperkuat Pondasi Kebangsaan Indonesia: Tantangan Indonesia Paska Pilpres 2014

IMG_2667 7

Pemekaran Daerah Bisa Rusak Pondasi NKRI

DPR dan Pemerintah diingatkan agar ekstra waspada dan hati-hati dalam pembahasan RUU pemekaran daerah. Bahkan sebaiknya, pemekaran daerah dimoratorium sementara untuk dikaji ulang secara mendalam. Dan selama masa itu Pemerintah diminta fokus membenahi birokrasi yang merupakan ujung tombak pelayanan publik. Continue reading

Potensi Kehadiran Kelompok Radikal semakin Tinggi

Ada sejumlah hal yang mendorong kelahiran kelompok radikal. Dari sekian banyak faktor, tampaknya faktor sosial ekonomi merupakan penyebab kunci kehadiran kelompok radikal dan kekerasan yang mereka lakukan untuk mencapai tujuan. Continue reading

Siapa yang Paling Diuntungkan dari Kasus ISIS

Di dunia kepolisian ada teori untuk menemukan pelaku kriminal dengan melacak siapa yang paling diuntungkan dari sebuah kasus kriminal itu. Teori tersebut juga bisa digunakan dalam menyikapi kasus negara Islam Irak dan Syria (ISIS). Continue reading

ISIS Contoh Kelompok Anti-Islam yang Menggunakan Nama dan Simbol Islam

Kelompok anti-Islam tak sedikit yang menggunakan nama dan simbol Islam. Terlepas dari nama dan simbol yang mereka gunakan, kegiatan-kegiatan mereka sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai Islam yang hakiki dan substantif. Continue reading

Indonesian Muslims Denounce ISIS Ideology

This article is taken from The Jakarta Globe.

More Indonesian Muslim groups and public figures have voiced their rejection against the Islamic State of Iraq and Syria, or ISIS. Some urge the government to take firmer action against the possible spread of a growing movement in Indonesia, while others suggest that a lack of media attention would reduce interest in the extreme religious campaign.

“We strongly condemn the violence and terror waged by ISIS; they go against Islamic teachings,” Teguh Santosa, deputy chairman of Indonesia’s second-largest Muslim organization, Muhammadiyah, said in a press statement on Saturday. Continue reading

Skandal BLBI, Keluarga Rela Kalau Mega Jadi Tersangka

Taken from RMOL.

Anggota keluarga Bung Karno menyambut baik rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KP) memeriksa Megawati Soekarnoputri berkaitan dengan penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) yang diberikan kepada sejumlah obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Continue reading

Inilah Penjelasan tentang Keberadaan Anies Baswedan

Taken from RMOL.

Anies Baswedan dikabarkan menghilang dari tim kampanye Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Indikasinya, batang hidung Rektor Universitas Paramadina itu tidak nampak di layar kaca saat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendeklrasikan kemenangan Jokowi merujuk pada hasil perhitungan cepat sejumlah lembaga survei politik yang selama ini mendukung pasangan Jokowi-JK. Continue reading

Twit Ahmad Dhani tentang Kucing Kampung Merusak Nama Prabowo

Taken from RMOL.

Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa disarankan mengambil sikap tegas terhadap elemen pendukung mereka yang melakukan tindakan dan/atau mengeluarkan pernyataan kontraproduktif serta memperkeruh suasana di tengah kontestasi Pilpres yang belum usai.

Saran itu disampaikan dosen politik FISIP UIN Jakarta, Teguh Santosa, menanggapi polemik yang lahir dari pernyataan musisi Ahmad Dhani di dunia maya. Continue reading

Rachmawati: Megawati Terlihat Haus Kekuasaan

Taken from RMOL.

Keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan pasangan Jokowi-JK terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 hanya beberapa saat setelah pencoblosan di TPS ditutup, disesalkan banyak pihak.

Tokoh nasional yang juga putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri menyebut, meski didasarkan pada hasil quick count atau hitung cepat lembaga riset, pengumuman oleh Mega merupakan tindakan yang tidak menghargai etika. Continue reading

Siapapun yang Menang, Ini Republik Indonesia

Berikut ini dikutip dari twit saya tanggal 1 Juli 2014.

1. Saya tahu banyak kawan yg kecewa karena pilihan saya tak sama dg mereka. Jgn khawatir, saya tak kecewa dgn pilihan mereka.

2. Bagaimanapun jg kompetisi politik tidak absolut, tapi relatif. Kompetisi politik adalah proses mengkomparasi pilihan yg ada. Continue reading

Sayembara Selfie, “Aku Nyoblos”

lomba-selfie-350x500

Kantor Berita Politik RMOL mengundang kawan-kawan semua mengikuti sayembara foto selfie Pemilihan Presiden 2014 dengan tema “Aku Nyoblos”. Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 20,779 other followers